Sunday, November 2, 2008

Hamil Mola atau Hamil Anggur

INSYA ALLAH DENGAN LIN NISA + NIGELLA PLUS PENYAKIT HAMIL MOLA / ANGGUR BISA DICEGAH DAN DIOBATI. DAN KESULITAN PUNYA KETURUNAN JUGA BISA DIATASI. AMIN.
Nigella Plus Racikan tepat Habbatussauda + Hulbah + Ginseng sangat tepat untuk menyembuhkan segala macam penyakit. Amin. Pemesanan hubungi Bin Muhsin HP: 085227044550 / 021-91913103 HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI - MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)

Istilah 'hamil' lazim kita hubungkan dengan adanya janin di dalam rahim, baik tunggal maupun kembar. Kembar dua, tiga, dan seterusnya. Lain halnya pada hamil mola atau hamil anggur, seringkali tidak ditemukan janin di dalam rahim, walaupun 'sepertinya' tanda-tanda hamil ada, yaitu perut membesar, mengidam, dll.

Pada hamil mola, kandungan terisi oleh jaringan berbentuk gelembung berisi cairan. Gelembung-gelembung ini jumlahnya banyak, sehingga menyerupai kumpulan buah anggur. Penyebabnya adalah gangguan pertumbuhan plasenta (ari-ari) karena pembuahan sel telur yang kosong oleh sperma.

Tanda-tanda hamil mola mempunyai kemiripan dengan hamil biasa. Beberapa diantaranya adalah perut membesar, terlambat haid, mual muntah, dan jika dilakukan pemeriksaan urin dengan strip uji kehamilan hasilnya positif. Oleh karena itu, mungkin saja pada awal perjalanan penyakit ini, timbul salah duga, yaitu mengira si ibu hamil normal.

Tetapi, seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, timbul tanda-tanda yang tidak lazim ditemukan pada hamil biasa. Tanda tersebut adalah :

  1. Keluar jaringan berbentuk seperti buah anggur dari jalan lahir. Ini adalah gejala yang paling khas dari kehamilan mola.
  2. Perdarahan jalan lahir, baik ringan maupun berat.
  3. Ukuran perut ibu tidak sesuai dengan usia kehamilan. Misalnya, usia kehamilan baru jalan 4 bulan, tetapi besarnya perut menyerupai usia kehamilan 7 bulan.
  4. Mual dan muntah hebat.

Selain itu, pemeriksaan USG kandungan tidak menunjukkan tanda-tanda kehadiran janin. Sebaliknya, pemeriksaan USG hanya memberikan gambaran seperti badai salju (snow storm) atau sarang lebah (honey comb).

Untuk penanganan hamil mola, dapat dilakukan dengan beberapa cara:

  1. Sebagian hamil mola akan sembuh sendiri setelah pengeluaran spontan jaringan mola (mirip buah anggur).
  2. Mola yang bandel dikeluarkan dengan cara dikuret.
  3. Sekitar 90% wanita yang molanya sudah dikuret tidak membutuhkan pengobatan lanjutan.
  4. Pemeriksaan kadar hCG setiap bulan selama enam bulan pertama pasca kuret. Pemeriksaan berkala ini penting untuk memastikan bahwa jaringan mola sudah habis diangkat. Mola yang tersisa bisa saja berkembang menjadi kanker dan membahayakan penderita.
  5. Menunda kehamilan, setidaknya satu tahun setelah hamil mola terjadi. Pada kasus ini, semua bentuk KB pada dasarnya dapat diberikan untuk menunda kehamilan, kecuali KB IUD.

Bacaan:

  1. About.Com: Molar Pregnancy.
  2. WebMD: Molar Pregnancy - Topic Overview.
  3. AmericanPregnancy.Org: Molar Pregnancy.
  4. IndoGlobar.Com: Hamil Anggur.

KEPUTIHAN NORMALKAH

INSYA ALLAH DENGAN LIN NISA + NIGELLA PLUS PENYAKIT KEPUTIHAN DAN SEMUA KELUHAN SZKIT RAHIM DAN PEREMPUAN BISA DIOBATI DAN DISEMBUHKAN. AMIN

Nigella Plus Racikan tepat Habbatussauda + Hulbah + Ginseng sangat tepat untuk menyembuhkan segala macam penyakit. Amin. Pemesanan hubungi Bin Muhsin HP: 085227044550 / 021-91913103 HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI - MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)


===

Keputihan merupakan gejala yang dialami oleh hampir semua wanita. Hal ini terjadi sebagai konsekuensi struktur anatomi jalan lahir. Setidaknya ada dua komponen penting di jalan lahir yang berperan terhadap keputihan yaitu serviks (leher rahim) dan vagina. Keduanya mengandung kelenjar yang dapat memproduksi mukus (cairan) yang keluar sebagai keputihan.

Produksi cairan dari kelenjar serviks dan vagina dapat bervariasi dari waktu ke waktu, biasanya mengikuti siklus ovulasi (keluarnya sel telur). Saat akan ovulasi, cairan yang diproduksi cenderung lebih banyak dan lebih lengket. Sebaliknya, setelah ovulasi cairan lebih sedikit dan kurang lengket. Demikian pula saat menyusui atau mengalami stimulasi seksual, mukus atau cairan yang diproduksi akan meningkat.

Keputihan seperti ini dianggap normal. Ciri-cirinya adalah keputihan yang keluar tidak berwarna (bening), tidak berbau, dan tidak disertai gejala-gejala lain seperti gatal, nyeri, dll.

Keputihan dapat mengalami gangguan. Penyebabnya beragam dan seringkali dapat diketahui melalui gejala keputihan yang muncul. Berikut beberapa jenis keputihan yang tidak normal.

Keputihan Karena Jamur

Jamur dalam jumlah kecil normal ada dalam vagina. Tetapi jika jumlahnya meningkat, akan menimbulkan gejala keputihan. Salah satu jenis jamur yang sering menjadi biang keputihan adalah Candida albicans.

Keputihan karena jamur ditandai dengan keluarnya cairan berbentuk keju lunak berwarna putih (white, cottage cheese like discharge), rasa gatal yang hebat, dan seringkali menyebabkan nyeri saat berhubungan seksual.

Untuk mengatasinya, dokter biasanya memberi obat anti jamur. Obat ini ada yang berupa obat minum, ada juga yang harus dimasukkan ke dalam vagina.

Vaginosis Bakterial

Penyebabnya adalah bakteri Gardnerella vaginalis. Ciri-ciri keputihan akibat bakteri ini adalah cairan berwarna agak putih, keabuan, atau kekuningan, disertai bau yang menyengat, terutama setelah melakukan hubungan seksual. Juga dapat timbul gatal dan rasa terbakar di daerah vagina. Pengobatannya dengan antibiotik, biasanya dalam bentuk obat minum.

Trikhomoniasis

Keputihan jenis ini disebabkan oleh kuman Trichomonas vaginalis. Keputihannya ditandai dengan keluarnya cairan agak encer, berbusa, berwarna kekuningan atau kehijauan. Selain itu, timbul bau tidak sedap serta nyeri atau gatal saat buang air kecil. Gejala-gejala ini biasanya meningkat setelah menstruasi. Pengobatan trikhomoniasis dengan pemberian antibiotik yang diminum.

Gonorrhea dan Klamidia

Kedua penyakit kelamin ini kadang-kadang dapat menimbulkan keputihan. Tetapi, gejalanya tidak terlalu khas. Seringkali hanya ditandai oleh peningkatan jumlah cairan yang keluar. Pengobatannya adalah dengan antibiotika, baik berupa antibiotika yang diminum maupun antibiotika yang disuntikkan.

Bacaan :

  1. ClavelandClincic.Org: Vaginal Discharge Overview.
  2. MedlinePlus : Vaginal discharge.
  3. Palo Alto Medical Foundation : Vaginal Discharge.
  4. FamilyDoctor.Org: Vaginal Discharge: Changes That May Be Signs of a Problem


Sunday, October 12, 2008

RABUN

INSYA ALLAH DENGAN NIGELLA PKUS SAKIT RABUN BISA DIOBATI. AMIN.
Nigella Plus Racikan tepat Habbatussauda + Hulbah + Ginseng sangat tepat untuk menyembuhkan segala macam penyakit. Amin. Pemesanan hubungi Bin Muhsin HP: 085227044550 / 021-91913103 HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI - MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)

===
===
Saya Harton usia 30 th bertempat tinggal di Jl. Bakti Gigi No: 61/07. Saya ingin sekali menceritakan penyakit yang di derita istri saya rasakan yaitu istri saya sering sekalli merasa pusing setiap hari terutama saat melihat Televisi harus memakaikaca mata. Penyakit istri saya alami sejak melahirkan anak kami yang kedua di tahun 1997, sejak itu saya coba membawa istri saya ke dokter mata dan beberapa rumah sakit dan disarankan agar memakai kaca mata dan sudah saya coba belikan berbagai macam kaca mata tetapi d]tidak ada yangcocok.

Suatau saat saya dikenalkan dengan produk Nigella Plus dan setelah mengkonsumsi obat tersebut secara rutin Al-Hamdullah perlahan-lahan sakit istri saya berkurang hingga akhirnya rasa sakitnya hilang dan kini tak lagi merasa sakit saat nonton Televisi apalagi sampai pakai kaca mata.

SUBHALLAH
TERIMA KASIH
HARTONO
Jln. Bakti Gigi No: 61/07

Thursday, September 18, 2008

DIABETES

INSYA ALLAH DENGAN NIGELLA PLUS SEMUA JENIS PENYAKIT DIABETES BISA DIOBATI. AMIN. Nigella Plus Racikan tepat Habbatussauda + Hulbah + Ginseng sangat tepat untuk menyembuhkan segala macam penyakit. Amin. Pemesanan hubungi Bin Muhsin HP: 085227044550 / 021-91913103 HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI - MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)


Diabetes mellitus (DM) (dari kata Yunani διαβαίνειν, diabaínein, "tembus" atau "pancuran air", dan kata Latin mellitus, "rasa manis") yang umum dikenal sebagai kencing manis adalah penyakit yang ditandai dengan hiperglisemia (peningkatan kadar gula darah) yang terus-menerus dan bervariasi, terutama setelah makan. Sumber lain menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan diabetes mellitus adalah keadaan hiperglikemia kronik disertai berbagai kelainan metabolik akibat gangguan hormonal, yang menimbulkan berbagai komplikasi kronik pada mata, ginjal, dan pembuluh darah, disertai lesi pada membran basalis dalam pemeriksaan dengan mikroskop elektron.[2]

Semua jenis diabetes mellitus memiliki gejala yang mirip dan komplikasi pada tingkat lanjut. Hiperglisemia sendiri dapat menyebabkan dehidrasi dan ketoasidosis. Komplikasi jangka lama termasuk penyakit kardiovaskular (risiko ganda), kegagalan kronis ginjal (penyebab utama dialisis), kerusakan retina yang dapat menyebabkan kebutaan, serta kerusakan saraf yang dapat menyebabkan impotensi dan gangren dengan risiko amputasi. Komplikasi yang lebih serius lebih umum bila kontrol kadar gula darah buruk.

Daftar isi

[sembunyikan]
PENYEBAB:

Pembentukan diabetes yang penting adalah dikarenakan kurangnya produksi insulin (diabetes mellitus tipe 1, yang pertama dikenal), atau kurang sensitifnya jaringan tubuh terhadap insulin (diabetes mellitus tipe 2, bentuk yang lebih umum). Selain itu, terdapat jenis diabetes mellitus yang juga disebabkan oleh resistansi insulin yang terjadi pada wanita hamil. Tipe 1 membutuhkan penyuntikan insulin, sedangkan tipe 2 diatasi dengan pengobatan oral dan hanya membutuhkan insulin bila obatnya tidak efektif. Diabetes mellitus pada kehamilan umumnya sembuh dengan sendirinya setelah persalinan.

Pemahaman dan partisipasi pasien sangat penting karena tingkat glukosa darah berubah terus, karena kesuksesan menjaga gula darah dalam batasan normal dapat mencegah terjadinya komplikasi diabetes. Faktor lainnya yang dapat mengurangi komplikasi adalah: berhenti merokok, mengoptimalkan kadar kolesterol, menjaga berat tubuh yang stabil, mengontrol tekanan darah tinggi, dan melakukan olah raga teratur.

Tabel: Kadar glukosa darah sewaktu dan puasa dengan metode enzimatik sebagai patokan penyaring dan diagnosis DM (mg/dl).[2] Bukan DM Belum pasti DM DM
Kadar glukosa darah sewaktu:


Plasma vena <110 110 - 199 >200
Darah kapiler <90 90 - 199 >200
Kadar glukosa darah puasa:


Plasma vena <110 110 - 125 >126
Darah kapiler <90 90 - 109 >110

JENIS:

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui tiga bentuk diabetes mellitus, yaitu tipe 1, tipe 2, dan diabetes gestasional (terjadi selama kehamilan) [3].

[sunting] Diabetes mellitus tipe 1

Diabetes mellitus tipe 1 — dulu disebut insulin-dependent diabetes (IDDM, "diabetes yang bergantung pada insulin"), atau diabetes anak-anak, dicirikan dengan hilangnya sel beta penghasil insulin pada pulau-pulau Langerhans pankreas sehingga terjadi kekurangan insulin pada tubuh. Diabetes tipe ini dapat diderita oleh anak-anak maupun orang dewasa.

Sampai saat ini diabetes tipe 1 tidak dapat dicegah. Diet dan olah raga tidak bisa menyembuhkan ataupun mencegah diabetes tipe 1. Kebanyakan penderita diabetes tipe 1 memiliki kesehatan dan berat badan yang baik saat penyakit ini mulai dideritanya. Selain itu, sensitivitas maupun respons tubuh terhadap insulin umumnya normal pada penderita diabetes tipe ini, terutama pada tahap awal.

Penyebab terbanyak dari kehilangan sel beta pada diabetes tipe 1 adalah kesalahan reaksi autoimunitas yang menghancurkan sel beta pankreas. Reaksi autoimunitas tersebut dapat dipicu oleh adanya infeksi pada tubuh.

Saat ini, diabetes tipe 1 hanya dapat diobati dengan menggunakan insulin, dengan pengawasan yang teliti terhadap tingkat glukosa darah melalui alat monitor pengujian darah. Pengobatan dasar diabetes tipe 1, bahkan untuk tahap paling awal sekalipun, adalah penggantian insulin. Tanpa insulin, ketosis dan diabetic ketoacidosis bisa menyebabkan koma bahkan bisa mengakibatkan kematian. Penekanan juga diberikan pada penyesuaian gaya hidup (diet dan olahraga). Terlepas dari pemberian injeksi pada umumnya, juga dimungkinkan pemberian insulin melalui pump, yang memungkinkan untuk pemberian masukan insulin 24 jam sehari pada tingkat dosis yang telah ditentukan, juga dimungkinkan pemberian dosis (a bolus) dari insulin yang dibutuhkan pada saat makan. Serta dimungkinkan juga untuk pemberian masukan insulin melalui "inhaled powder".

Perawatan diabetes tipe 1 harus berlanjut terus. Perawatan tidak akan mempengaruhi aktivitas-aktivitas normal apabila kesadaran yang cukup, perawatan yang tepat, dan kedisiplinan dalam pemeriksaan dan pengobatan dijalankan. Tingkat Glukosa rata-rata untuk pasien diabetes tipe 1 harus sedekat mungkin ke angka normal (80-120 mg/dl, 4-6 mmol/l). Beberapa dokter menyarankan sampai ke 140-150 mg/dl (7-7.5 mmol/l) untuk mereka yang bermasalah dengan angka yang lebih rendah. seperti "frequent hypoglycemic events". Angka di atas 200 mg/dl (10 mmol/l) seringkali diikuti dengan rasa tidak nyaman dan buang air kecil yang terlalu sering sehingga menyebabkan dehidrasi. Angka di atas 300 mg/dl (15 mmol/l) biasanya membutuhkan perawatan secepatnya dan dapat mengarah ke ketoasidosis. Tingkat glukosa darah yang rendah, yang disebut hypoglycemia, dapat menyebabkan kejang atau seringnya kehilangan kesadaran.

[sunting] Diabetes mellitus tipe 2

Diabetes mellitus tipe 2 — dulu disebut non-insulin-dependent diabetes mellitus (NIDDM, "diabetes yang tidak bergantung pada insulin") — terjadi karena kombinasi dari "kecacatan dalam produksi insulin" dan "resistensi terhadap insulin" atau "berkurangnya sensitifitas terhadap insulin"(adanya defek respon jaringan terhadap insulin)yang melibatkan reseptor insulin di membran sel. Pada tahap awal abnormalitas yang paling utama adalah berkurangnya sensitifitas terhadap insulin, yang ditandai dengan meningkatnya kadar insulin di dalam darah. Pada tahap ini, hiperglikemia dapat diatas dengan berbagai cara dan Obat Anti Diabetes yang dapat meningkatkan sensitifitas terhadap insulin atau mengurangi produksi glukosa dari hepar, namun semakin parah penyakit, sekresi insulinpun semakin berkurang, dan terapi dengan insulin kadang dibutuhkan. Ada beberapa teori yang menyebutkan penyebab pasti dan mekanisme terjadinya resistensi ini, namun obesitas sentral (fat concentrated around the waist in relation to abdominal organs, not it seems, subcutaneous fat) diketahui sebagai faktor predisposisi terjadinya resistensi terhadap insulin, mungkin dalam kaitan dengan pengeluaran dari adipokines ( nya suatu kelompok hormon) itu merusak toleransi glukosa. abdominal gemuk Adalah terutama aktip hormonally. Kegendutan ditemukan di kira-kira 90% dari pasien dunia dikembangkan mendiagnose dengan jenis 2 kencing manis. Lain faktor boleh meliputi mengeram dan sejarah keluarga, walaupun di dekade yang ter]akhir [itu] telah terus meningkat mulai untuk mempengaruhi anak remaja dan anak-anak.

Diabetes tipe 2 boleh pergi tak ketahuan bertahun-tahun dalam suatu pasien [sebelum/di depan] hasil diagnosa [sebagai/ketika] gejala yang kelihatan adalah secara khas lembut atau yang tidak ada,, tanpa ketoacidotic, dan dapat sporadis.. Bagaimanapun, kesulitan yang menjengkelkan dapat diakibatkan oleh jenis tak ketahuan 2 kencing manis, termasuk kegagalan yang berkenaan dengan ginjal, penyakit yang vaskuler ( termasuk penyakit nadi/jalan utama serangan jantung), visi merusakkan, dan lain lain

Diabetes Tipe 2 biasanya, awalnya, diobati dengan cara perubahan aktivitas fisik (biasanya peningkatan), diet (umumnya pengurangan asupan karbohidrat), dan lewat pengurangan berat badan. Ini dapat memugar kembali kepekaan hormon insulin, bahkan ketika kerugian berat/beban adalah rendah hati,, sebagai contoh, di sekitar 5 kg ( 10 sampai 15 lb), paling terutama ketika itu ada di deposito abdominal yang gemuk. Langkah yang berikutnya, jika perlu,, perawatan dengan lisan [[ antidiabetic drugs. [Sebagai/Ketika/Sebab] produksi hormon insulin adalah pengobatan pada awalnya tak terhalang, lisan ( sering yang digunakan di kombinasi) kaleng tetap digunakan untuk meningkatkan produksi hormon insulin ( e.g., sulfonylureas) dan mengatur pelepasan/release yang tidak sesuai tentang glukosa oleh hati ( dan menipis pembalasan hormon insulin sampai taraf tertentu ( e.g., metformin), dan pada hakekatnya menipis pembalasan hormon insulin ( e.g., thiazolidinediones). Jika ini gagal, ilmu pengobatan hormon insulin akan jadilah diperlukan untuk memelihara normal atau dekat tingkatan glukosa yang normal. Suatu cara hidup yang tertib tentang cek glukosa darah direkomendasikan dalam banyak kasus, paling terutama sekali dan perlu ketika mengambil kebanyakan pengobatan.

[sunting] Diabetes mellitus gestasional

Kencing manis mellitus gestasional ( gestational kencing manis mellitus, GDM) juga melibatkan suatu kombinasi dari kemampuan reaksi dan pengeluaran hormon insulin yang tidak cukup, menirukan jenis 2 kencing manis di beberapa pengakuan. [Itu] kembang;kan selama kehamilan dan boleh meningkatkan atau menghilang lenyap setelah penyerahan. Sungguhpun mungkin saja penumpang sementara, gestational kencing manis boleh merusakkan kesehatan dari janin atau ibu, dan sekitar 20%–50% dari wanita-wanita dengan kencing manis gestational kembang;kan jenis 2 kencing manis kemudian (dalam) hidup.

Gestational kencing manis mellitus (GDM) terjadi di sekitar 2%–5% dari semua pregnancies. [Itu] adalah temporer dan secara penuh bisa perlakukan tetapi, tidak diperlakukan, boleh menyebabkan permasalahan dengan kehamilan, termasuk macrosomia ( kelahiran yang tinggi menimbang), bentuk cacad hal-hal janin dan penyakit jantung sejak lahir. [Itu] memerlukan pengawasan hati-hati yang medis sepanjang kehamilan.

Fetal/Neonatal resiko yang dihubungkan dengan GDM meliputi keganjilan sejak lahir seperti berhubungan dengan jantung, sistem nerves yang pusat, dan [sebagai/ketika/sebab] bentuk cacad otot. Yang ditingkatkan hormon insulin hal-hal janin boleh menghalangi sindrom kesusahan dan produksi surfactant penyebab hal-hal janin yang berhubung pernapasan. Hyperbilirubinemia boleh diakibatkan oleh pembinasaan sel darah yang merah. Di kasus yang menjengkelkan, perinatal kematian boleh terjadi, paling umum sebagai hasil kelimpahan placental yang lemah/miskin dalam kaitan dengan perusakan/pelemahan yang vaskuler. Induksi/Pelantikan mungkin ditandai dengan dikurangi placental fungsi. Bagian Cesarean mungkin dilakukan jika ditandai kesusahan hal-hal janin atau suatu ditingkatkan resiko dari luka-luka/kerugian dihubungkan dengan macrosomia, seperti bahu dystocia.

[sunting] Gejala

Tiga serangkai yang klasik tentang gejala kencing manis adalah polyuria ( urination yang sering), polydipsia ( dahaga ditingkatkan dan masukan cairan sebagai akibat yang ditingkatkan) dan polyphagia ( selera yang ditingkatkan). Gejala ini boleh kembang;kan sungguh puasa diset dicetak 1, terutama sekali di anak-anak ( bulan atau minggu) tetapi mungkin sulit dipisahkan atau dengan sepenuhnya absen & & mdash; seperti halnya mengembang;kan jauh lebih pelan-pelan & mdash; diset dicetak 2. Diset dicetak 1 [di/ke] sana boleh juga jadilah kerugian berat/beban ( di samping normal atau yang ditingkatkan makan) dan kelelahan yang tidak dapat diperkecil lagi. Gejala ini boleh juga menjelma diset dicetak 2 kencing manis di pasien kencing manis siapa adalah dengan kurang baik dikendalikan. Gejala awalnya berhubungan dengan efek langsung dari kadar gula darah yang tinggi. Jika kadar gula darah sampai diatas 160-180 mg/dL, maka glukosa akan sampai ke air kemih. Jika kadarnya lebih tinggi lagi, ginjal akan membuang air tambahan untuk mengencerkan sejumlah besar glukosa yang hilang. Karena ginjal menghasilkan air kemih dalam jumlah yang berlebihan, maka penderita sering berkemih dalam jumlah yang banyak (poliuri).

Akibat poliuri maka penderita merasakan haus yang berlebihan sehingga banyak minum (polidipsi).

Sejumlah besar kalori hilang ke dalam air kemih, penderita mengalami penurunan berat badan. Untuk mengkompensasikan hal ini penderita seringkali merasakan lapar yang luar biasa sehingga banyak makan (polifagi).

Gejala lainnya adalah pandangan kabur, pusing, mual dan berkurangnya ketahanan selama melakukan olah raga. Penderita diabetes yang kurang terkontrol lebih peka terhadap infeksi.

Karena kekurangan insulin yang berat, maka sebelum menjalani pengobatan penderita diabetes tipe I hampir selalu mengalami penurunan berat badan. Sebagian besar penderita diabetes tipe II tidak mengalami penurunan berat badan.

Pada penderita diabetes tipe I, gejalanya timbul secara tiba-tiba dan bisa berkembang dengan cepat ke dalam suatu keadaan yang disebut dengan ketoasidosis diabetikum. Kadar gula di dalam darah adalah tinggi tetapi karena sebagian besar sel tidak dapat menggunakan gula tanpa insulin, maka sel-sel ini mengambil energi dari sumber yang lain. Sel lemak dipecah dan menghasilkan keton, yang merupakan senyawa kimia beracun yang bisa menyebabkan darah menjadi asam (ketoasidosis). Gejala awal dari ketoasidosis diabetikum adalah rasa haus dan berkemih yang berlebihan, mual, muntah, lelah dan nyeri perut (terutama pada anak-anak). Pernafasan menjadi dalam dan cepat karena tubuh berusaha untuk memperbaiki keasaman darah. Bau nafas penderita tercium seperti bau aseton. Tanpa pengobatan, ketoasidosis diabetikum bisa berkembang menjadi koma, kadang dalam waktu hanya beberapa jam.

Bahkan setelah mulai menjalani terapi insulin, penderita diabetes tipe I bisa mengalami ketoasidosis jika mereka melewatkan satu kali penyuntikan insulin atau mengalami stres akibat infeksi, kecelakann atau penyakit yang serius.

Penderita diabetes tipe II bisa tidak menunjukkan gejala-gejala semala beberapa tahun. Jika kekurangan insulin semakin parah, maka timbullah gejala yang berupa sering berkemih dan sering merasa haus. Jarang terjadi ketoasidosis. Jika kadar gula darah sangat tinggi (sampai lebih dari 1.000 mg/dL, biasanya terjadi akibat stres-misalnya infeksi atau obat-obatan), maka penderita akan mengalami dehidrasi berat, yang bisa menyebabkan kebingungan mental, pusing, kejang dan suatu keadaan yang disebut koma hiperglikemik-hiperosmolar non-ketotik.

Gejala awalnya berhubungan dengan efek langsung dari kadar gula darah yang tinggi. Jika kadar gula darah sampai diatas 160-180 mg/dL, maka glukosa akan sampai ke air kemih. Jika kadarnya lebih tinggi lagi, ginjal akan membuang air tambahan untuk mengencerkan sejumlah besar glukosa yang hilang. Karena ginjal menghasilkan air kemih dalam jumlah yang berlebihan, maka penderita sering berkemih dalam jumlah yang banyak (poliuri).

Akibat poliuri maka penderita merasakan haus yang berlebihan sehingga banyak minum (polidipsi).

Sejumlah besar kalori hilang ke dalam air kemih, penderita mengalami penurunan berat badan. Untuk mengkompensasikan hal ini penderita seringkali merasakan lapar yang luar biasa sehingga banyak makan (polifagi).

Gejala lainnya adalah pandangan kabur, pusing, mual dan berkurangnya ketahanan selama melakukan olah raga. Penderita diabetes yang kurang terkontrol lebih peka terhadap infeksi.

Karena kekurangan insulin yang berat, maka sebelum menjalani pengobatan penderita diabetes tipe I hampir selalu mengalami penurunan berat badan. Sebagian besar penderita diabetes tipe II tidak mengalami penurunan berat badan.

Pada penderita diabetes tipe I, gejalanya timbul secara tiba-tiba dan bisa berkembang dengan cepat ke dalam suatu keadaan yang disebut dengan ketoasidosis diabetikum. Kadar gula di dalam darah adalah tinggi tetapi karena sebagian besar sel tidak dapat menggunakan gula tanpa insulin, maka sel-sel ini mengambil energi dari sumber yang lain. Sel lemak dipecah dan menghasilkan keton, yang merupakan senyawa kimia beracun yang bisa menyebabkan darah menjadi asam (ketoasidosis). Gejala awal dari ketoasidosis diabetikum adalah rasa haus dan berkemih yang berlebihan, mual, muntah, lelah dan nyeri perut (terutama pada anak-anak). Pernafasan menjadi dalam dan cepat karena tubuh berusaha untuk memperbaiki keasaman darah. Bau nafas penderita tercium seperti bau aseton. Tanpa pengobatan, ketoasidosis diabetikum bisa berkembang menjadi koma, kadang dalam waktu hanya beberapa jam.

Bahkan setelah mulai menjalani terapi insulin, penderita diabetes tipe I bisa mengalami ketoasidosis jika mereka melewatkan satu kali penyuntikan insulin atau mengalami stres akibat infeksi, kecelakann atau penyakit yang serius.

Penderita diabetes tipe II bisa tidak menunjukkan gejala-gejala semala beberapa tahun. Jika kekurangan insulin semakin parah, maka timbullah gejala yang berupa sering berkemih dan sering merasa haus. Jarang terjadi ketoasidosis. Jika kadar gula darah sangat tinggi (sampai lebih dari 1.000 mg/dL, biasanya terjadi akibat stres-misalnya infeksi atau obat-obatan), maka penderita akan mengalami dehidrasi berat, yang bisa menyebabkan kebingungan mental, pusing, kejang dan suatu keadaan yang disebut koma hiperglikemik-hiperosmolar non-ketotik.

[sunting] Diabetes dan puasa

Pasien yang cukup terkendali dengan pengaturan makan saja tidak mengalami kesulitan kalau berpuasa. Pasien yang cukup terkendali dengan obat dosis tunggal juga tidak mengalami kesulitan untuk berpuasa. Obat diberikan pada saat berbuka puasa. Untuk yang terkendali dengan obat hipoglikemik oral (OHO) dosis tinggi, obat diberikan dengan dosis sebelum berbuka lebih besar daripada dosis sahur. Untuk yang memakai insulin, dipakai insulin jangka menengah yang diberikan saat berbuka saja. Sedangkan pasien yang harus menggunakan insulin (DMTI) dosis multipel, dianjurkan untuk tidak berpuasa dalam bulan Ramadhan.[2]

REFERENSI:

  1. ^ IDF Chooses Blue Circle to Represent UN Resolution Campaign Unite for Diabetes, 17 March, 2006
  2. ^ a b c Tim FK UI, Kapita Selekta Kedokteran, Jilid 1, Media Aesculapius, Jakarta: 1999. ISBN 979-95607-0-5
  3. ^ World Health Organization Department of Noncommunicable Disease Surveillance. (1999). Definition, Diagnosis and Classification of Diabetes Mellitus and its Complications. (PDF)
SUMBER LAINNYA:
ARTIKEL DALAM BAHASA LAINNYA:
TAMPILAN HALAMAN LAIN ARTIKEL INI :

Nigella Plus Racikan tepat Habbatussauda + Hulbah + Ginseng sangat tepat untuk menyembuhkan segala macam penyakit. Amin. Pemesanan hubungi Bin Muhsin HP: 085227044550 / 021-91913103 HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI - MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)
===

Tuesday, September 16, 2008

SEMBUH DARI DIABETES BERKAT HERBAL

===
===
Saya Nypnya aisah, pada awal terserang diabetes saya tidaktahu tanda dan gejalanya. Padasaat itu saya sulit sekali tidur,baik siang maupun malam hari. Saya jugamerasa sangat tergangu ketika malam hari sering sekali terbangun untuk buang air kecil. Saya juga tidak tahu ternyata keluarga, teman dan para tetangga memperhatikan kondisi tubuh saya semakin hari semakin kurus, lalu saya disarankan untuk ke dokter. Saya mengikuti saran-saran orang terdekat saya . Oleh dokter saya disuruh tes laboratorium dan hasilnya ternyata gula darah saya 460 mh/dl. Saya juga sempat mengkonsumsi obat dokter dan sangat banyak pantangannya.

Hingga pada suatru saat saya bertemu dengan Bapak Agus yang memperkenalkan Nigella Plus pada saya. Kemudian saya mengkonsumsinya dan alhamdulillah gula darah saya turun menjadi normal dan saya tetap mengkonsumsinya sebagai suplemen yang sangat bermanfaat bagi saya.

SUMBER:
Buku Terapi Herbal untuk Hidup Sehat dengan ramuan Arab, Madura dan Cina.
Karangan drh. H. Rusydiyanto, SE.

Monday, September 15, 2008

KESAKSIAN PENDERITA TUMOR

INSYA ALLAH DENGAN NIGELLA PLUS TUMOR YANG ANDA DERITA BISA DIOBATI TANPA OPRASI. AMIN.
Nigella Plus Racikan tepat Habbatussauda + Hulbah + Ginseng sangat tepat untuk menyembuhkan segala macam penyakit. Amin. Pemesanan hubungi Bin Muhsin HP: 085227044550 / 021-91913103 HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI - MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)

===
===
Saya nyonya Bambang usia 55 tahun tinggal di Bengalon Mengusari Sawangan Magelang. Saya menderita tumor di bagian rahang selama 15 tahun. Saya coba berobat ke dokter dan di sarankan opprasi karena tumor yang saya alami telah mencapai 10-15 cm, jika disentuh sakit dan nyeri sekali. Suatu hari Nyonya Nurjanah menganjurkan saya mengkonsumsi Nigella Plus.

Maka pada tanggal 1 Agustus 2002 saya mulai mengkonsumsi Nigella Plus sesuai yang disarankanNyonya Nurjannah. Saya dianjurkan mengkonsumsi 6 kapsul perhari. Hasilnya sungguh menggembirakan, tumor yang tadinya keras dan jika disentuh terasa sakit kini tidak keras, malah semakinlunak, keluar lendir (Kotoran yang adadi dalam rahang dan lubang gigi, NYERI SUDAH TIDAK LAGI.

Berangsur-angsur sayapun mulai sembuh dari tumor.
Sumber:
Buku Terapi herbal untuk Hidup Sehat dengan ramuan arab, madura dan cina. karangan drh. H. Rusydiyanto, SH.

LUPUS

ISNYA ALLAH DENGAN NIGELLA PLUS PENYAKIT LUPUS BISA DISEMBUHKAN.
Nigella Plus Racikan tepat Habbatussauda + Hulbah + Ginseng sangat tepat untuk menyembuhkan segala macam penyakit. Amin. Pemesanan hubungi Bin Muhsin HP: 085227044550 / 021-91913103 HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI - MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)

Assalaamu'alaikum wr, wb.

Dok, apakah lupus itu berbahaya? Apa sajakah ciri-cirinya? Untuk mencegah bagaimana? Apakah vonis mati apabila terkena lupus? Terima kasih

Wassalaamu'alaikum wr, wb.

Ryan Swarangga
ryanswarangga at eramuslim.com

Jawaban

Assalaamu'alaikum wr, wb.

Salam sehat Mas Ryan, Pertanyaan ini diajukan bertepatan dengan Hari Lupus Sedunia, yang jatuh 2 minggu yang lalu. Jumlah odapus (orang dengan Lupus) ini memang tidak terlalu banyak. Menurut data pustaka, Amerika Serikat sendiri ditemukan 14 sampai 50 pasien per 100.000 orang.

Sedang di Indonesia baru dijumpai sekitar 50.000 penderitanya. Data di RS Cipto Mangunkusumo Jakarta, dari 71 kasus yang ditangani sejak awal 1991 sampai akhir 1996, 1 dari 23 penderitanya adalah laki-laki.

Jadi penyakit ini justru banyak diderita wanita, terutama saat usia produktif sampai usia 50 tahun. Penyakit ini tergolong misterius. Para dokter kadang bingung mendiagnosis penyakit ini.

Lupus adalah bahasa Latin yang berarti "anjing hutan." Istilah ini mulai dikenal sekitar satu abad lalu. Awalnya, penderita penyakit ini dikira mempunyai kelainan kulit karena digigit anjing hutan tersebut, yakni, berupa kemerahan di sekitar hidung dan pipi. Inilah yang dikenal istilah Eritomatosus berarti kemerahan. Sehingga istilah lupus ini didiagnosa menjadi Lupus Eritomatosus Sistemik (LES).

Istilah sistemik bermakna menyebar luas ke pelbagai organ tubuh, yang sering ditemukan di antaranya, penderita sering merasa kelelahan berlebihan, demam, dan pegal-pegal. Gejala ini muncul ketika lupus sedang aktif dan menghilang ketika tidak aktif.

Penyebab Lupus diketahui adalah otoimun, penyakit yang muncul lantaran sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan, yang justru mengganggu kesehatan tubuh. Artinya tubuh pasien lupus membentuk antibodi yang salah arah, merusak organ tubuh kita sendiri, seperti ginjal, hati, sendi, eritrosit, leukosit, atau trombosit.

Seperti yang kita pahami, antibodi seharusnya ditujukan untuk melawan bakteri ataupun virus yang masuk ke dalam tubuh.
Karena organ tubuh yang diserang bisa berbeda antara pasien yang satu dan yang lain, maka gejalanya juga sering kali berbeda, misalnya pasien yang satu dengan kaki dan perut bengkak akibat kerusakan di ginjal, pasien yang lain bisa dengan anemia berat atau jumlah trombosit yang amat rendah.

Untk pengobatan, masih dalam penelitian awal adalah pengobatan lupus dengan cangkok sumsum tulang, yang hasilnya cukup memberi harapan odapus, walaupun belum dapat memberikan kesembuhan total.
Untuk pencegahan, memang agak susah, tapi pencetus lupus antara lain adalah obat-obatan, sinar ultraviolet, dan stres.

Untuk mengetahui apakah sebuah penyakit yang diderita seseorang merupakan gejala lupus atau bukan, sebaiknya dilakukan tes Antinuclear Antibody (ANA) dan tes Deoxyribose Nucleic Acid Double-Stranded (DNA DS).

Wallahu a'lam.

Wassalaamu'alaikum wr, wb.