Tuesday, June 7, 2011

XAMTHONE PLUS CEGAH DAN OBATI HIPERTENSI SECARA TUNTAS

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit MENCEGAH DAN MENGOBATI HIPERTENSI . Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster binmuhsin_group@yahoo.co.id
===

KENALKAH ANDA PADA HIPERTENSI?

Pernahkah anda mendengar kata “darah tinggi”?. Mungkin istilah itu tidak lagi asing di telinga kita. “Darah tinggi” adalah istilah atau nama lain dari hipertensi, yaitu penyakit tekanan darah tinggi yang disebabkan adanya suatu gangguan pada pembuluh darah yang mengakibatkan suplai oksigen dan nutrisi yang dibawa oleh darah terhambat sampai ke jaringan tubuh yang membutuhkannya. Penyakit hipertensi menimbulkan reaksi lapar yang mengakibatkan jantung harus bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Jika kondisi ini dibiarkan berlarut, maka dapat menimbulkan gejala tekanan darah tinggi.

v Gejala Hipertensi

Gejala yang ditimbulkan oleh tekanan darah tinggi yaitu:

- Sakit kepala

- Vertigo (dunia terasa berputar)

- Penglihatan kabur

- Jantung berdebar-debar

- Sulit bernafas setelah bekerja keras atau mengangkat beban berat

- Mudah lelah

- Wajah memerah

- Hidung berdarah

- Telinga berdenging

- Sering buang air kecil, terutama di malam hari

v Periksakan Sejak Dini

Folded Corner: Sebelum Mengukur Tekanan Darah ü Jangan minum kopi atau merokok 30 menit sebelum pengukuran dilakukan. ü Duduk bersandar selama 5 menit dengan kaki menyentuh lanti dan tangan sejajardengan jantung (posisi istirahat). ü Pakailah baju lengan pendek ü Buanglah air kecil sebelum pemeriksaan, karena kondisi kandung kemih yang penuh bisa mempengaruhi hasil pengukuran.


Tekanan darah adalah kekuatan darah mengalir di dinding pembuluh darah yang keluar dari jantung (pembuluh arteri) dan yang kembali ke jantung (pembuluh balik). Lakukan pengukuran atau periksakan tekanan darah anda sejak dini (terutama jika anda merasakan gejala-gejala penderita hipertensi). Sebaiknya pergilah ke dokter untuk memeriksakan tekanan darah anda karena dokter akan memeriksa dengan membaca 2 tekanan, yaitu tekanan sistolik dan tekanan diastolik.

Tekanan darah diukur dengan menggunakan manometer air raksa yang biasa disebut sebagai tensimeter (sphygmomanometer), dalam satuan ukuran mmHg (millimeter air raksa). Ada 3 tipe alat ukur, diantaranya dengan penggunaan air raksa (merkuri), aneroid, dan elektronik. Tipe air raksa jenis sphygmomanometer adalah yang paling umum digunakan karena dianggap apling akurat dan disebut sebagai “standar emas”. Ukuran tekanan darah akan diperlihatkan dalam millimeter air raksa pada tabung, yang akan bergerak ke atas jika dilakukan pemompaan.

Tipe kedua pengukur tekanan darah adalah sphygmomanometer aneroid. Alat ini menyeimbangkan tekanan darah dengan tekanan dalam kapsul metal tipis yang menyimpan udara di dalamnya. Tekanan darah bisa dibaca pada meteran yang menyatu dengan karet pompanya. Jenis pengukur ini jarang digunakan di Indonesia. Dan yang ketiga adalah sphygmomanometer elektronik yang merupakan alat pengukur tekanan darah terbaru dan lebih mudah digunakan dibandingkan model standar yang menggunakan air raksa, namun akurasinya relatif lebih rendah. Untuk pemeriksaan rutin yang dilakukan sendiri oleh pasien di rumah, alat ini cukup memadai dan layak dimiliki karena lebih mudah digunakan dan membacanya yang disajikan secara tercetak.

Tekanan darah untuk masing-masing individu bervariasi dalam sehari. Pada saat seseorang sedang berolahraga, maka tekanan darahnya akan naik, dan saat tidur akan turun. Tekanan darah dalam ukuran normal bila terbaca 120 mmHg untuk tekanan sistolik dan 80 mmHg untuk diastolik bagi orang dewasa sehat berusia 18 tahun ke atas (biasa dibaca dengan 120/80 sistolik/diastolik). Menurut World Health Organization (WHO), batas normal adalah 120-140 mmHg sitolik dan 80-90 mmHg diastolik. Dan seseorang dianggap terkena hipertensi bila tekanan darahnya terbaca di atas 140/90 mmHg.

Kondisi Hipertensi menurut Tekanan Darah

Kondisi

Sistolik

(mmHg)

Diastolik

(mmHg)

Yang Perlu Dilakukan

Paling baik (optimal)

Normal

Normal Tinggi

Hipertensi stadium 1

Hipertensi stadium 2

Hipertensi stadium 3

< 120

120-130

130-140

140-160

160-180

>180

<80

80-85

85-90

90-100

100-110

>110

Cek 2 tahun sekali bila usia di atas 45 tahun

Cek setahun sekali

Cek sebulan sekali

Cek 2 bulan sekali

Cek sebulan sekali

Segera hubungi dokter

Waspadailah bila hasil tekanan sistolik anda berada jauh di bawah 120, karena dengan pertambahan usia tekanan darah juga dapat mengalami penurunan, disebut tekanan darah rendah temporer yang disebut sebagai ortostatik hipotensi. Gejala yang ditimbulkan pada penurunan tekanan darah antara lain merasa lemah saat turun dari tempat tidur, vertigo (serasa berputar) atau cahaya di ruangan ia berada terasa redup. Periksakan diri anda kepada dokter jika hal ini terjadi berulang-ulang. Jika kondisi yang anda alami masih berada di batas aman, gejala-gejala tersebut akan segera hilang setelah istirahat atau setelah pulihnya lagi kesegaran tubuh. Namun jika terjadi secara berulang-ulang, anda perlu mendapat perawatan.

Apa Penyebab Hipertensi?

Mari kenali faktor penyebab utama Hipertensi.

v Gaya Hidup Modern

Dalam kehidupan modern yang mengagungkan sukses, kerja keras dalam situasi penuh tekanan, dan stress yang berkepanjangan adalah hal-hal yang paling lumrah terjadi. Sedikit tekanan dan tantangan memang diperlukan untuk mempertahankan motivasi diri kita, namun stress yang terlalu besar dapat memicu terjadinya berbagai penyakit, misalnya sakit kepala, sulit tidur, tukak lambung, hipertensi, penyakit jantung dan stroke.

Pria yang menjalani pekerjaan oenuh tekanan, yang menuntut tanggung jawab besar akan sebuah pengambilan keputusan, akan mengalami tekanan darah yang lebih tinggi saat jam kerjanya, dibandingkan dengan pria yang lebih ringan tanggung jawabnya. Dalam kondisi tertekan, adrenalin dan kortisol dilepaskan ke aliran darah sehingga menyebabkan peningkatan tekanan darah agar tubuh siap untuk bereaksi. Bila seseorang terus berada dalam situasi seperti ini, darahnya akan bertahan pula pada tingkat tinggi.

Selain menuntut tanggung jawab besar, gaya hidup modern juga banyak menyita waktu kita untuk kurang berolahraga, mendekatkan pad merokok, mengkonsumsi alkohol atau kopi. Itu semua adalah sederet daftar penyebab yang meningkatkan risiko hipertensi.

v Pola Makan Salah

Monosodium glutamate atau kita kenal dengan MSG telah menjadi rekan makanan yang kita santap sehari-hari, dan MSG ini dapat menaikkan tekanan darah karena mengandung natrium dalam jumlah yang berlebih. Natrium dan klorida dalam garam dapur sebenarnya membantu tubuh mempertahankan keseimbangan cairan tubuh dan mengatur tekanan darah, namun bila natrium dalam jumlah berlebih dapat menahan air (retensi), sehingga meningkatkan jumlah volume darah. Selain itu natrium yang berlebih akan menggumpal pada dinding pembuluh darah dan mengikisnya sampai terkelupas.

Berdasarkan penelitian, ditemukan fakta bahwa dengan mengurangi pemakaian garam dapur menjadi sekitar 3 gram (tidak sampai satu sendok teh) sehari, dapat mencegah terjadinya stroke (26%) dan serangan jantung (15%) akibat tersumbatnya pembuluh darah. Perlu diketahui garam dapur mengandung sekitar 40 persen natrium.

v Berat Badan Berlebih

Berat badan yang melampaui batas ideal seseorang akan membuat orang tersebut sulit bergerak dengan bebas, hal ini menuntut jantungnya harus bekerja lebih keras untuk memompa darah agar bisa menggerakkan beban berlebihan dari tubuh tersebut. Sekali lagi obesitas menjadi penyebab dalam peningkatan risiko terkena hipertensi serta serangan jantung.

Folded Corner: Hipertensi dan Wanita Hamil   Pemberitaan yang jarang kita dengar namun perlu dan pentingnya diperhatikan jika seorang wanita hamil yang mengidap hipertensi dihadapkan pada risiko keselamatan janinnya. Keguguran adalah risiko pertama yang dihadapinya, setelah masa kandungan masuki lebih tua, cacat bawaan seperti jantung adalah risiko besar lainnya. Oleh karena itu, seorang wanita yang telah diketahui memiliki hipertensi sebaiknya mengkonsultasikan keinginannya untuk hamil sebelum kehamilan terjadi.


JENIS HIPERTENSI

Berdasarkan faktor penyebabnya, hipertensi dikelompokkan menjadi dua golongan, yaitu:

1. Hipertensi Esensial (Hipertensi Primer)

Para pakar menunjuk stres sebagai penyebab utama yang meningkatkan risiko terkena hipertensi esensial. Setelah itu, hubungan riwayat keluarga (genetik), kelainan metabolism intra seluler, obesitas, merokok, konsumsi alkohol, dan kelainan darah menjadi daftar selanjutnya penyebab risiko hipertensi golongan ini.

2. Hipertensi Renal (Hipertensi Sekunder)

Gangguan hormonal, penyakit jantung, diabetes, ginjal, penyakit pembuluh darah, atau berhubungan dengan kehamilan, satu lagi namun yang jarang terjadi adalah kanker kelenjar adrenal, semua ini masuk daftar penyebab spesifik hipertensi renal.

BAGAIMANA BILA POSITIF HIPERTENSI?

Apa yang perlu kita lakukan saat mengetahui atau diberi tahu terkena tekanan darah tinggi/hipertensi?

v Lakukan Pemeriksaan Ulang

Bila anda melakukan pemeriksaan tekanan darah, kemudian anda divonis menderita hipertensi, sebaiknya anda lakukan pemeriksaan ulang ke lain dokter untuk mengetahui lebih akurat atau meyakinkan bahwa hasil pemeriksaan sebelumnya adalah benar. Hasil penelitian mengungkapkan, untuk hipertensi stadium 1 cukup minum satu obat tunggal saja, sedangkan untuk hipertensi yang lebih berat perlu berbagai jenis obat di bawah resep dokter.

v Pahami Kondisi Anda

Satu kabar baik karena dengan mengelola hipertensi tanpa obat, hasilnya lebih dari sekedar mengatasi penyakit ini saja, tapi juga sekaligus mencegah stroke dan serangan jantung,” dikutip dari American Journal of Hypertension oleh Mark Nelson, M.D. dari Monash Medical School di Prahan, Australia.

Dengan mengetahui dan memahami kondisi seberapa parah atau ringan hipertensi anda, anda akan dengan bijak mengelola perilaku hidup anda serta meminta obat yang tepat pada dokter. Penggunaan obat hipertensi umumnya memiliki efek samping yang cukup serius, misalnya sulit tidur, kelelahan, dan gangguan pencernaan.

v Sadari Bahaya Hipertensi

Mengetahui diri anda terkena hipertensi, namun meremehkannya, artinya anda membiarkan jantung anda bekerja lebih keras dan membiarkan terjadinya perusakan pada dinding pembuluh darah. Hipertensi meningkatkan risiko terkena serangan jantung sebesar dua kali lipat, dan stroke delapan kali lebih besar dibandingkan dengan orang yang tidak terkena hipertensi. Hipertensi juga menghadapkan seseorang terkena gagal jantung, gangguan pada ginjal dan terkena kebutaan.

Berdasarkan hasil penelitian, hipertensi mampu mengecilkan volume otak sehingga mengakibatkan penurunan kemampuan fungsi kognitif dan intelektual. Dan risiko terbesarnya ialah kematian secara tiba-tiba.

v Jadilah Dokter Pendamping dari Dokter Ahli

Trisemester (tiga bulan) pertama setelah diagnose hipertensi ialah waktu emas kesembuhan bagi penderita hipertensi, oleh karena itu berkerja samalah dengan dokter anda. Jangan menghentikan penggunaan atau mengkonsumsi obat secara drastis dan tiba-tiba, karena dapat menghadapkan anda pada risiko serangan jantung.

Bekerja sama dengan dokter semata-mata untuk memonitori perkembangan hipertensi anda. Selain ke dokter, anda juga perlu kontrol sendiri di rumah kemudian mendiskusikannya dengan dokter hasilnya. Tanyakan dan catat bila perlu apa efek samping dari obat-obatan yang perlu anda konsumsi agar penggunaannya tepat guna. Bila perlu, damping pengobatan dengan cara komplementer (non-media) namun dengan persetujuan dokter.

v Kiat Idealkan Tekanan Darah

Hipertensi terutama disebabkan oleh gaya hidup,” kata John Martin, Ph.D., seorang Psikolog Peneliti Hipertensi dari San Diego State University. Ukuran pinggang, kebugaran fisik dan ketegangan jiwa adalah kunci penting menghalau hipertensi.

ü Idealkan Berat Tubuh Anda

Berat badan erat kaitannya dengan tinggi atau rendahnya tekanan darah. Seorang yang gemuk lebih besar memiliki peluang terkena hipertensi dibandingkan orang kurus. Sampai-sampai Kepala Klinik Hipertensi pada Veteran Administration Center di Washington, DC, Edward Price, M.D. mengatakan, “Perlindungan terbaik terhadap hipertensi adalah pertama jangan sampai kegemukan.

ü Diet

Janganlah berpikir bahwa anda perlu melakukan diet sama halnya seperti ingin menjadi seseorang yang langsing semampai. Yang terpenting, perhatikan dan waspadai asupan zat-zat pemicu naiknya tekanan darah, terutama garam.

ü Bergeraklah

Tentu kita tahu, selain mendapatkan kebugaran, dengan berolahraga tubuh akan membakar kalori lebih cepat yang pada akhirnya menghasilkan angka diet yang sempurna. Bergeraklah supaya arteri-arteri kecil tubuh tidak cepat mengerut dan hormon tekanan darah menurun akibat malas bergerak.

ü Kontrol Stres Anda

Sekali lagi, tuntutan tanggung jawab besar dan tekanan jiwa selama bertahun-tahun mampu meningkatkan risiko hipertensi 3 kali lebih besar. Langkah aman menghindarinya tiada lain dengan berpikiran positif, optimis, tenang dan bijak.

APA YANG DOKTER BERIKAN UNTUK HIPERTENSI?

Seorang dokter akan meresepkan atau memberikan obat antihipertensi sesuai tingkat hipertensi dengan tujuan mengembalikan tekanan darah ke angka normal. Ia akan memberikan obat berdasarkan pertimbangan stadium, umur, kontra indikasi (kerja obat) dengan penyakit lain, dan kepekaan pasien (seperi efek samping) terhadap jenis obat.

Pada umumnya, jenis obat yang lebih dahulu akan diberikan dokter adalah jenis diuretika (obat untuk menurunkan rasa stres), setelah itu beta blocker (pengurang denyut jantung dan keluaran darah) atau inhibitor enzim/vasodilator (blocker reseptor) yang lebih mutakhir mempengaruhi kerja hormon pengatur tekanan darah. Jenis obat lainnya yaitu calcium channel blocker dan alpha blocker yang bekerja menghambat produksi adrenalin untuk menurunkan tekanan darah.

Jangan sembarangan mencampur obat resep dokter dengan obat lain, seperti jamu, karena dapat terjadi kelebihan dosis yang berakibat fatal. Konsumsilah obat sesuai yang telah diresepkan dokter, namun bila mengalami gejala atau efek samping yang tidak wajar segera hubungi dokter terkait.

v Jenis-jenis Obat Hipertensi

ü Diuretik

Diuretik bekerja dengan cara membuang kelebihan cairan (air dan natrium) dari sistem peredaran darah melalui buang air kecil yang sering, dengan tujuan mengurangi beban jantung. Ada tiga jenis diuretik yang digabungkan penggunaannya dengan obat lain, yaitu: diuril, diazide dan cordid. Dan satu jenis lagi yang umumnya digunakan karena dapat mencegah kerusakan ginjal yaitu furusemid atau fusemida dengan merk-merk obat: - Afrosix - Gralixa

- Arsiret - Husamid

- Diurofo - Impugen

- Farsiretic - Lasix

- Farsix - Lasix Retard

- Furosemida KF - Mediresix

- Furosix - Yekasix

- Uresix

Ada juga spironolakton dengan merk: Capriaton dan Idrolaftone dan klortalidon dengan merk Hygroton.

ü Beta Blocker

Beta blocker berfungsi mengurangi denyut jantung dan keluaran total darah dari jantung. Bekerja dengan cara menurunkan impuls saraf di jantung dan aliran darah, sehingga membuat kerja jantung menjadi lebih lambat dan sedikit tenaga yang diperlukannya.

Efek samping ringan yang ditimbulkan jenis beta blocker adalah debar jantung melambat, pening, kepala terasa ringan, kelelahan, sulit tidur, mual, muntah, gangguan pencernaan, dan badan terasa menggigil. Sedangkan efek samping berat namun jarang timbul adalah depresi, kecemasan, disorientasi, impotensi, penurunan gairah seksual, sirkulasi darah terganggu dan payah jantung (bila pasien pengidap penyakit jantung) dan gagal jantung.

Jenis dalam beta blocker antara lain: propranolol dengan merk propranolol, HCI dengan obatnya Farmadral dan Inderal, nadolol dengan obatnya Farmagard, metoprolol asetat dengan merk Cardiosel, Lopresor dan Seloken.

ü Vasodilator

Vasodilator bekerja dengan menghambat kerja enzim angiotensin (angiotensin converting enzyme inhibitor).

Jenis obat vasodilator merupakan yang banyak beredar dengan merek-merek:

- Acepress - Scantensin - Zestoretic

- Caporetic - Tenofax - Zestril

- Capoten - Capozine - Renacardon

- Captensin - Tensicap - Reivace

- Casipril - Tensobon - Tenace

- Dexacap - Vapril - Tenazide

- Farmoten - Interpril

- Praten - Noperten

Efek samping yang diberikan antara lain:

- Menurunkan tekanan darah dengan cepat sehingga menyebabkan sel darah putih turun dengan drastic dengan risiko mudah terkena infeksi.

- Ruam kulit, jika parah menjadi sindrom Stevens-Johnson.

- Menimbulkan reaksi alergi seperti bengkak di bibir, leher, tangan dan kaki.

ü Inhibitor Saraf Simpatik

Bekerja membuka aliran darah sehingga darah mengalir lebih lancar kemudian menurunkan tekanan kembali menjadi normal. Berfungsi mencegah pengerutan atau penyempitan pembuluh darah dengan menghambat kalsium memasuki sel otot pembuluh.

Aneka merek obat dari jenis ini adalah:

- Carditen - Niften - Niprocor

- Cardyne - Adlat - Adalat Oros

- Dilmen - Adalat Retard - Calcianta

- Framabes - Carvas - Cordalat

- Herbesser - Coronipin - Farmalat

- Herbesser 60 - Fedipin - Kemolat

- Herbesser 90SR - Nifecard - Nifedin

- Herbesser 180SR - Nifedifin - Pincard

- Herbesser Injection - Xepalat - Zindalat

- Racordil - Cardiover - Corpamil

- Beta Adalat - Isoptin - Isolin SR

Efek samping yang diberikan antara lain jantung berdebar-debar keras, payah jantung dan gagal jantung (heart block).

ü Alpha Blocker

Bekerja dengan menghambat produksi adrenalin sehingga menurunkan kembali tekanan darah. Merek-merek obat dari jenis alpha blocker antara lain Cardura dan Minipress. Efek samping yang diberikan adalah pening, pingsan, mual sakit kepala dan jantung berdebar-debar.

BAGAIMANA DIET untuk HIPERTENSI?

Penggunaan obat-obatan dalam rangka menurunkan angka tekanan darah kembali menjadi normal menimbulkan berbagai efek samping bagi tubuh. Demi menyeimbangkan kondisi tubuh agar tidak terperangkap dampak buruk obat, memenuhi asupan zat-zat penting bagi tubuh, tubuh memerlukan pola makan sehat sebagai metode pengendalian penyakit secara alami. Di bawah ini merupakan langkah-langkah diet mengendalikan hipertensi.

ü Kurangi asupan garam

Perkaya makanan anda dengan sumber kalsium, magnesium dan kalium dan tentunya kurangi garam, bila perlu lakukan puasa garam karena akan menurunkan tekanan darah secara nyata. Bisa anda buktikan. Idealnya, gunakan sekitar satu sendok teh atau 5 gram garam per hari.

ü Perkaya serat anda

Penelitian menemukan bahwa mengkonsumsi 7 gram serat per hari dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik sebanyak 5 poin. Konsumsilah lebih banyak sayur, buah atau sumber serat lainnya untuk memperlancar buang air besar, mengurangi nafsu makan berat dan mengurangi asupan natrium.

ü Hentikan kebiasaan buruk

Menjauhkan diri dari rokok, kopi dan alkohol adalah langkah mengurangi beban kerja jantung, karena rorok menyebabkan kerusakan pembuluh darah, alkohol adalah pemacu tekanan darah, dan kopi menyebabkan detak jantung bekerja lebih keras.

ü Perbanyak asupan kalium

Kalium bekerja mengusir kalium dari senyawanya. Penelitian menunjukkan bahwa dengan mengkonsumsi 3500 miligram kalium dapat membantu mengatasi kelebihan natrium. Sumber kalium mudah kita temukan, diantaranya kentang rebus (sebutir kacang mengandung 838 miligram kalium), sayur bayam (semangkuk sup bayam mengandung 800 miligram kalium), pisang, sari jeruk, jagung, kubis, dan brokoli. Bila anda ingin lebih mudah mendapat asupan kalium, misalnya dengan suplemen kalium, terlebih dahulu konsultasikan kepada dokter agar tidak terjadi kelebihan kalium dalam tubuh yang dapat menimbulkan gangguan pada ginjal.

ü Penuhi kebutuhan magnesium

Magnesium yang bisa kita peroleh diantaranya dari kacang tanah, bayam, kacang polong, dan makanan laut dibutuhkan oleh tubuh sekitar 350 miligram per harinya. Berhati-hatilah jika lebih memilih mengkonsumsi suplemen magnesium, karena berisiko terkena diare.

ü Manfaatkan penggunaan sayur dan bumbu dapur

Tomat, seledri, wortel, bawang putih, kunyit, lada hitam, kemangi, dan beragam rempah lainnya memiliki manfaat mengontrol tekanan darah. Maka jangan segan menggunakan bumbu-bumbu alami tersebut dalam hidangan anda.

OLAHRAGA bagi HIPERTENSI

Seperti yang sudah diterangkan dalam kiat idealkan tekanan darah sebelumnya, olahraga berperan menurunkan berat badan, membakar lemak berlebih dalam darah serta dapat memperkuat otot-otot jantung. Dengan melakukan gerakan yang tepat selama 30-40 menit sebanyak 3-4 hari dalam seminggu, kita dapat menurunkan tekanan darah yang tengah tinggi sebanyak 10 mmHg pada bacaan sistolik dan diastolik.

Melakukan gerak tubuh, berolahraga, tidak selalu harus dalam gerak aerobik, senam, melatih otot di gym, atau olahraga yang memiliki tata cara lainnya. Bergeraklah sesuai kesenangan hati anda. Jangan remehkan berjalan, bersepeda, berkebun, menaiki tangga, dan bermain bersama anak-anak, karena itu semua masuk ke dalam daftar berolahraga. Cobalah hal-hal sederhana namun memberikan manfaat besar, contohnya parkirlah dengan jarak yang cukup jauh untuk memberikan anda kesempatan berjalan sampai tempat tujuan.

Perhatikan baik-baik kondisi terbaru diri anda untuk menyesuaikan kemampuan mengolah gerak tubuh. Jangan berlatih melebihi kemampuan anda, jangan sampai tubuh anda terasa amat letih hingga sesak napas dan bila terasa nyeri atau sakit segeralah hentikan latihan/olahraga anda. Lakukan pemanasan, dan pendinginan diantara latihan yang anda pilih sekitar masing-masing 5-10 menit.

BAGAIMANA MENGELOLA STRES?

Tahukah seperti apa gejala atau tanda-tanda stres?

Sulit tidur, konsentrasi menurun, meningkatnya denyut jantung, kaku otot disekitar bahu dan leher serta nafsu makan yang berkurang atau melampaui batas adalah gejala-gejala terkena stres. Hindarilah segera hal-hal yang dapat membuat anda merasakan tanda-tanda stres tersebut, dengan begitu anda juga menghindari hipertensi.

Beberapa pakar menyatakan beberapa langkah yang bisa mencegah serta mengusir stres, yaitu dengan cara:

ü Relaksasi, misalnya melamun (contoh melamun bisa berlibur ke tempat favorit), bernapas dalam-dalam melalui hidung, atau sekedar pejamkan mata lalu berpikir semua hal dapat anda atasi dengan mudah.

ü Cuci muka, sentuhan air akan membuat kita merasa nyaman, tersadar dan mampu mengalihkan beban pikiran kepada hal yang mampu kita terima.

ü Ungkapkan kepuasan, saat anda dapat menuntaskan suatu hal atau pekerjaan, lemaskan tubuh anda dan ungkapkan dengan desahan lepas “aaaaahhhh…..” sambil angkat kedua tangan ke atas (agar oksigen mengalir ke otak).

ü Alihkan perhatian anda dari penyebab stres.

ü Manfaatkan energi gravitasi, ambilah posisi duduk yang nyaman, hirup udara dengan benar dan bersantailah sejenak.

PENGOBATAN KOMPLEMENTER BAGI HIPERTENSI

Di bawah ini adalah serangkaian terapi komplementer yang bisa bermanfaat bagi pasien hipertensi. Tujuan pengobatan komplementer ialah sebagai pengganti pengobatan konvensional (cara kedokteran) yang sedang dijalani atau telah dijalani sang pasien, melainkan sebagai upaya pelengkap yang bisa mempercepat proses penyembuhan. Umumnya pengobatan kedokteran diutamakan untuk menangani gejala penyakit, sedangkan pengobatan alami menangani penyebab penyakit serta memacu tubuh sendiri untuk menyembuhkan penyakit yang diderita.

Sebelum ingin mencoba pengobatan alami, perlu diketahui lebih dahulu prinsip-prinsip dasar dari penyembuhan cara alami, yang dikenal dengan sebutan naturopati (naturopathy). Falsafah dasar sistem pengobatan naturopati, penyembuhan harus selaras dengan fungsi alami tubuh, dan tanpa mencederainya. Strategi pengobatan naturopati adalah mendukung potensi penyembuhan alami yang dimiliki tubuh, di mana kemampuan ini telah terbukti pada berbagai riset ilmiah modern.

Di bawah ini prinsip-prinsip dasar naturopati:

1. Mendayagunakan sifat alami dalam kekuatan penyembuhan,

2. Tidak mencederai

3. Menemukan penyebabnya

4. Mengobati secara menyeluruh

5. Tindakan pencegahan

v Terapi Herba Hipertensi

Para ahli naturopati yakin, bahwa kemampuan herba untuk mengobati penyakit sama efektifnya dengan obat-obatan farmasi, tanpa akibat sampingnya. Herba bisa menjadi pengobatan yang sangat ampuh, sehingga dosis atau aturan pakainya sangatlah penting. Namun jangan mudah tergoda membeli obat-obatan herba yang saat ini bebas dijual di pasar, karena obat-obat tersebut memiliki daya kerja yang kuat. Penggunaan obat-obatan herba saat ini telah masuk dalam daftar resep dokter, disiapkan dan dijual melalui apotik-apotik terdaftar.

Karena herba memiliki kandungan aktif, harus disadari bahwa beberapa elemennya mungkin akan berinteraksi secara negative dengan obat yang diresepkan dokter. Karena itu, konsumsi suplemen herba sebaiknya selalu dikonsultasikan dulu dengan seorang professional di bidang kesehatan.

Aneka herba yang dapat digunakan dalam menangani hipertensi antara lain:

ü Tomat: tomat mengandung asam gamma-amino butyric (GABA), komponen yang menurunkan tekanan darah. Jenis sayur-mayur sejenis yang berguna menurunkan tekanan darah adalah brokoli, wortel, dan saffron. Sedangkan bumbunya antara lain lada hitam, oregano, fennel, dan basil.

ü Seledri: seledri yang dimaksudkan menurunkan tekanan darah dikonsumsi dalam bentuk suplemen atau jus.

ü Bawang putih: 1 siung sehari selama 3 bulan dapat membawa penurunan tingkat diastolik dan kolesterol yang berarti bagi penderita hipertensi. Bawang putih bisa digunakan dalam masakan salad, sup, acar dan lain-lain.

ü Bawang merah: bawang merah dianggap paling efektif saat digunakan dalam bentuk minyak esensial bawang merah.

v Terapi Nutrisi Hipertensi

Ilmu kedokteran (konvensional) sudah sejak lama telah melihat bahwa antara apa yang dimakan dengan kondisi kesehatan terdapat hubungan yang tidak terpisahkan. Sebagai contoh, ilmu kedokteran telah menemukan hubungan minum jus anggur bisa menaikkan tekanan darah, atau minyak kacang bisa membuat mereka yang alergi jadi sesak napas. Namun kini ilmu kedokteran telah lebih spesifikasi mengungkapkan apa penyebab dari hampir setiap gejala penyakit yang muncul.

Berikut ini daftar suplemen makanan (food suplement) dan bahan makanan yang bermanfaat dalam usaha mengendalikan hipertensi:

ü Kalsium

Selain dikemas dalam bentuk suplemen, kalsium dapat kita peroleh dari polong-polongan seperti kedelai, tempe, tahu, susu kedelai, kacang hijau, kacang merah, kacang tolo, bayam, kacang panjang, sawi dan sayur hijau lainnya, ditambah dengan daging sapid an ayam rendah lemak.

ü Magnesium

Selain food supplement, sumber magnesium bisa kita dapatkan dari kacang-kacangan seperti kacang mete, kenari, almond, walnut, dan pistachio; polong-polongan dan olahannya seperti kacang merah, kacang hijau, kacang tolo, tahu dan tempe; bahan makanan laut (ikan, cumi-cumi, kerang, dll); lainnya adalah kuaci tawar biji bunga matahari dan kuaci tawar biji labu kuning.

ü Potasium

Potassium bermanfaat mencegah dan mengendalikan tekanan darah. Makanan yang kaya akan potasium diantaranya adalah apricot, pisang, waluh, ikan lele, bayam, tomat, kacang-kacangan, kentang, dan susu yogurt.

ü Seng

Seng yang dikenal dapat menjaga imunitas tubuh, juga dapat mengendalikan tekanan darah. Bahan makanan yang kaya akan seng adalah daging rendah lemak, kerang, polong-polongan (kacang merah, kacang hijau, kacang tolo, kedelai, tempe), beras merah, kuaci tawar, aneka biji-bijian (biji bunga matahari dan biji labu kuning).

ü Asam lemak esensial

Penderita hipertensi pada umumnya kekurangan prostaglandin seri E dalam tubuhnya, dan zat asam ini berfungsi menormalkan kondisi tersebut. Bahan makanan yang kaya asam lemak esensial adalah ikan, terutama ikan laut dalam seperti tuna, makerel, dan salmon; serta aneka kacang-kacangan seperti kenari, kacang mete, walnut, pistachio dan flaxseed.

ü Vitamin C

Selain food supplement, bahan makanan yang kaya vitamin C adalah beragam buah-buahan seperti jambu biji, jeruk, mangga, papaya, rambutan; dan sayur-mayur yang dapat disantap mentah diantaranya kol, kacang panjang, cabai rawit, daun katuk dan cabai merah.

ü Coenzyme Q10

Bahan ini adalah komponen yang penting bagi proses metabolic dalam produksi energy. Penderita penyakit kardiovaskular seperti hipertensi, angina dan gagal jantung sering mengalami kekurangan Coenzyme Q10.

v Meditasi Hipertensi

Tekanan darah tinggi dapat menurun dengan meditasi yang teratur. Hal ini telah terbukti dengan berbagai penelitian bahwa stres yang berlebihan akan meningkatkan produksi kolesterol. Tentunya hal ini sangat merugikan penderita hipertensi. Dengan melakukan pernapasan dalam yang menyertai praktik meditasi akan meningkatkan sirkulasi oksigen ke otot-otot, sehingga otot-otot cenderung mengendur, kondisi inilah yang menurunkan pikiran dan rasa tertekan. Selanjutnya imunitas tubuh juga akan diperkuat.

v Akupunktur

Akupunktur merupakan cara pengobatan yang diwarisi oleh bangsa Tiongkok kuno dengan teknik menusukkan jarum ke titik-titik tertentu di tubuh pasien. Tujuan akupunktur adalah mendeteksi adanya ketidakseimbangan antara kekuatan alami dalam tubuh yang disebut yin dan yang, kemudian memperbaiki ketidakseimbangan tersebut menggunakan jarum pada titik-titik meridian tertentu. Meridian dalam tubuh adalah jalan atau saluran energi, yang dipercaya berhubungan dengan organ internal tubuh. Dan energi tersebut dikenal sebagai Chi, dimana jarum-jarum akupunktur digunakan untuk menurunkan atau meningkatkan aliran chi atau membukanya jika dideteksi terjadi sumbatan.

Faktor emosional yang bersifat fisik dan faktor lingkungan menjadi faktor pengubah aliran Chi menjadi terlalu lambat atau terlalu cepat. Tugas akunpunkturis adalah mengembalikan aliran tersebut menjadi normal kembali.

v Akupresur

Akupresur berasal dari Tiongkok sejak sekitar 5000 tahun yang lalu, dan sampai kini masih cukup populer digunakan sebagai langkah penyembuhan di beberapa negara seperti RRC, Cina, India, Jepang dan Korea, dan makin dikembangkan oleh pelbagai institusi penyembuhan di negara-negara maju di Barat. WHO mengakui akupresur sebagai suatu ilmu yang mengaktifkan neuron pada sistem saraf, yang bekerja merangsang kelenjar-kelenjar endokrin dan hasilnya mengaktifkan organ yang bermasalah.

Akupresur menggunakan teknik penenkanan dan pemijatan dengan tujuan menyingkirkan hambatan dan sumbatan sehingga energy hidup dapat mengalir secara teratur, dan organ yang terganggu bisa kembali berfungsi normal. Akupresur menangani masalah tidak terbatas pada organ yang bermasalah saja, namun juga pada sumber masalah yang seringnya berada di luar organ yang bermasalah.

Akupresur bekerja efektif jika dilakukan secara teratur. Setelah menetapkan diagnosanya, terapis akupresur yang handal biasanya membekali pasiennya dengan pengetahuan beberapa titik di tubuhnya (umumnya tangan dan kaki yang mudah dicapai oleh pasien sendiri) disertai penjelasan cara menekan/memijat serta dosisnya. Selanjutnya pasien bisa ikut berperan aktif dalam penyembuhan dirinya sendiri.

v Homeopati

Seorang ahli pengobatan Yunani yang hidup pada tahun 460-370 SM, Hippocrates, merupakan tokoh yang meletakkan dasar-dasar pemikiran bagi Homeopati. Hippocrates menjadikan salah satu dasar pengobatannya “sesuatu yang sama akan mengobati yang sama”. Itulah prinsip pertama homeopati yang pada awal tahun 1800-an digali kembali oleh seorang dokter Jerman, Samuel Hahnemann. Hahnemann melihat, bahwa praktik pengobatan konvensional pada zamannya telah menjadi terlalu agresif, sehingga menyebabkan banyak kematian yang sia-sia.

Tujuan pengobatan secara homeopati adalah menyembuhkan penyakit atau gangguan kesehatan dengan menanganinya secara keseluruhan dan tidak berkonsentrasi pada kumpulan gejala yang terlihat. Pendekatan homeopati bersifat holistic. Pengobatan homeopati harus cocok baik untuk gejala-gejala maupun karakteristik dan tempramen sang pasien. Dengan demikian, dua pasien dengan keluhan yang sama kemungkinan besar akan memperoleh pengobatan yang berbeda, disesuaikan dengan karakteristik individunya. Sebaliknya satu jenis pengobatan juga mungkin digunakan untuk menangani kelompok gejala atau penyakit yang berbeda.

Pengobatan homeopati terkini atau modern masih merupakan karya Hahnemann, dan obat-obatan yang digunakan diambil dari tanaman, mineral dan sumber hewani dan digunakan dalam jumlah larutan yang sangat kecil. Para ahli homeopati meyakini bahwa kemampuan kandungan obat akan meningkat bersama proses pengenceran. Dengan demikian segala kandungan yang tidak murni (kotor), yang bisa membawa akibat sampingan akan tersingkir. jadi, suatu larutan obat yang dianggap tinggi potensinya bisa hanya mengandung satu per satu juta tetes dari bahan aktifnya.

Prinsip penyembuhan homeopati bermula dari bagian dalam menuju bagian luar tubuh pasien. Gejala atau keluhan yang paling belakang muncul akan lebih dahulu hilang. Terkadang, saat pasien minum obat homeopati, gejala yang sebelumnya dialami mungkin akan malah menjadi memburuk. Tapi hal ini tidak berlangsung lama, masa ini dikenal dengan istilah “krisis penyembuhan” dimana merupakan sebuah indikasi adanya perubahan yang akan diikuti dengan perbaikan.

Secara umum, homeopati bisa diterima sebagai cara pengobatan yang aman dan tidak menyebabkan ketergantungan.

v Terapi musik

Musik bisa merangsang timbulnya gairah, damai, sedih dan gembira. Terapi musik terdiri dari kegiatan mencipta dan mengolah music dengan menggunakan berbagai instrument dan suara manusia. Terapi musik bertujuan membantu seorang pasien mengkomunikasikan perasaan dan pemikiran mereka yang terdalam, berupa kekhawatiran, ketakutan dan wujud perasaan lainnya. Secara tidak langsung, terapi musik mengelola kondisi pasien melalui pendekatan psikologisnya.

v Refleksologi

Refleksologi adalah cara pengobatan dengan merangsang pelbagai daerah reflex (zona atau mikrosistem) di kaki, tangan, dan telinga yang memiliki hubungan (mewakili) kelenjar, organ dan bagian tubuh lainnya.

Pakar refleksologi meyakini adanya paling sedikit lima belas zona atau mikrosistem pada tubuh manusia. Zona-zona tersebut berakhir atau berujung pada kaki, tangan, dan telinga. Jika suatu bagian tubuh mengalami gangguan, keluhan tersebut bisa diatasi dengan menstimulasi (dengan cara menekan) bagian tubuh lain yang berada pada zona-zona yang sama. Stimulasi yang diberikan secara tepat pada zona-zona reflex mengatasi stres dan ketegangan, membuat seluruh tubuh reflex secara mendalam. Relaksasi teraputik ini berperan menormalkan kembali fungsi organ-organ tubuh yang terganggu, secra efektif akan memfasilitasi proses penyembuhan alami, serta dapat meningkatkan vitalitas dan memperbarui kesehatan secara menyeluruh.

Monday, June 6, 2011

Berdamai dengan Pengobatan Tradisional

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster binmuhsin_group@yahoo.co.id
===
Arijanto Jonosewojo (57) semula ketat menerapkan pengobatan medis konvensional barat sesuai hasil pendidikan profesi kedokterannya. Belakangan, Arijanto berdamai dengan pengobatan tradisional, setelah pasiennya sembuh ketika beralih ke pengobatan tradisional.

”Itu terjadi pada periode 1993-1997 ketika saya bertugas sebagai Kepala Hematologi Onkologi Rumah Sakit TNI AL dr Ramelan di Surabaya,” kata Arijanto, ketika ditemui beberapa waktu lalu di Surabaya, Jawa Timur.

Arijanto sekarang memimpin Poliklinik Obat Tradisional Indonesia (POTI) di Rumah Sakit Umum Dr Soetomo, Surabaya, yang berdiri pada 19 Oktober 1999. Ia juga memimpin Program Studi Pengobatan Tradisional pada Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Surabaya, yang berdiri pada tahun 2005.

Ia menceritakan, pasiennya waktu itu adalah seorang ibu dengan kanker payudara stadium lanjut. Sel-sel kankernya bermetastasis (menyebar) hingga ke tulang dada. Arijanto sempat membatin, secara teori kedokteran barat, kecil kemungkinan pasien itu bertahan. Ia menyarankan kemoterapi, tetapi pasien itu menolak.

”Para dokter lain juga angkat tangan. Kami hanya menerapkan terapi paliatif. Ibu itu tidak datang sampai saya ketemu lagi satu tahun kemudian,” kata Arijanto.

Terapi paliatif merupakan perawatan untuk meringankan penderitaan pasien. Tujuannya, agar penderita menjalani hari-hari terakhirnya dalam keadaan tenang.

”Saya bertemu pasien itu dalam keadaan sehat,” kata Arijanto. Ia lalu menanyakan, apakah obat yang ia resepkan masih diminum? Arijanto terkesima ketika pasien itu menjawab, tidak.

Pasien itu menuturkan, beralih ke pengobatan tradisional dengan mengonsumsi obat-obatan herbal hingga ia sehat kembali.

Kekayaan Nusantara
Indonesia kaya dengan obat herbal yang diwariskan nenek moyang. Menurut Arijanto, sejumlah tanaman obat yang diklaim masyarakat bisa mengobati penyakit, ternyata 95 persen terbukti. Persoalannya adalah pada ketiadaan standar.

Hal terpenting dalam pengobatan tradisional, menurut Arijanto, sama seperti pada pengobatan modern, yaitu diagnosis yang tepat. Untuk mendapatkan diagnosis tepat, masih menggunakan laboratorium modern.

Peran dokter kemudian menakar dosis yang tepat. Bisa saja tidak dalam sekali observasi bisa tepat dosis. Namun, Ariyanto menekankan, pengobatan tradisional bukan untuk coba-coba. Hal itu dilakukan secara serius.

Penggabungan antara pengobatan tradisional dan pengobatan modern menjadi tujuan Arijanto saat ini. Ia mengajak para kolega untuk mendukungnya.

Sebagai contoh, untuk menangani penderita batu ginjal. Observasi membutuhkan laboratorium modern. Pengobatan tradisional dengan konsumsi obat-obat herbal bisa dilakukan jika batu ginjal tidak lebih dari satu sentimeter, tidak ada penyumbatan, dan kadar kaliumnya tidak tinggi. Jika di luar itu tetap menggunakan pengobatan modern.

Batu ginjal yang meluruh atau berhasil dioperasi kemudian dianalisis. Bila pembentukannya akibat kelebihan asam urat, penderita dianjurkan menghindari vitamin C supaya tidak berulang. Bila batu ginjal dari kalsium oksalat yang bersifat basa, penderita bisa leluasa mengonsumsi makanan yang bersifat asam.

Demikian juga dengan belimbing. Buah ini bagus untuk menurunkan tekanan darah bagi penderita hipertensi. Tetapi, jika ginjal penderita hipertensi lemah, belimbing justru akan memperparah.

Pegagan diketahui sebagai tanaman obat yang efektif menurunkan tekanan darah. Penderita hipertensi usia lanjut tepat mengonsumsinya, karena berdampak menurunkan tekanan darah lebih lambat dibandingkan obat kimia modern.

Tuan di Negeri Sendiri
Arijanto mengupayakan pemanfaatan obat herbal menjadi tuan di negeri sendiri. Ia mempersiapkannya melalui jalur pendidikan.

Selaku Ketua Program Studi Pengobatan Tradisional di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Arijanto menggandeng Beijing University of Traditional Medicine. Kerja sama itu setidaknya untuk mendapatkan pendalaman materi pengobatan tradisional China. ”Dari China ingin diraih pengetahuan pengobatan tradisional akupuntur. Tetapi, diupayakan obat herbalnya bukan dari China, melainkan dari Indonesia,” kata Arijanto.

Program Studi Pengobatan Tradisional mengenalkan tiga penjurusan keahlian, yaitu bidang jamu atau obat herbal, akupunktur, dan pijat. Implementasinya disalurkan antara lain di POTI, yang juga sering disebut Poliklinik Komplementer Alternatif.

Beberapa jenis penyakit menjadi fokus poliklinik ini. Menurut Arijanto, semula ditetapkan sembilan jenis penyakit, meliputi darah tinggi, diabetes, hiperkolesterol, hepatitis, asam urat, asma, batu ginjal, reumatik, dan terapi kanker paliatif. Sekarang jenis penyakit bertambah untuk penyembuhan batu empedu, keputihan, dan obesitas (kegemukan).

Obat herbal Indonesia, menurut Arijanto, belum menjadi tuan di negeri sendiri. Meskipun bahan baku berlimpah.

Ia mencontohkan, pasien membeli obat herbal dari Malaysia untuk pengobatan diabetes seharga Rp 400.000. Padahal, bahan utamanya biji mahoni yang banyak terdapat di Indonesia.

Inovasi obat herbal melalui riset masih menjadi tantangan besar. Sambiloto, lanjut Arijanto, bagus dikonsumsi penderita diabetes dalam bentuk simplisia (bahan yang terdiri atas akar, batang, dan daun) daripada diubah menjadi kapsul. ”Ekstraksi kerap mengurangi khasiat obat herbal,” paparnya.

Sebagai dokter yang telah berdamai dengan pengobatan tradisional, Arijanto merasakan obat tradisional kita seperti belantara yang harus segera diubah menjadi ladang penelitian yang bermanfaat.

Dr Arijanto Jonosewojo SpPD FINASIM
• Lahir : Surabaya, 20 Agustus 1953
• Istri : Eriana (57)
• Anak : - Ardhana Pranasatria (32)- Hermanto Sasongko Adinugroho (31)- dr Lia Kinasih Ayuningati (24)
• Pendidikan :- SD Bhinneka Bakti, Surabaya- SMP Negeri 1 Surabaya- SMA Negeri 2 Surabaya- Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga 1972-1979, profesi sampai 1981- Spesialis Penyakit Dalam FK Unair, lulus 1993
• Jabatan saat ini : - Ketua Program Studi Pengobatan Tradisional FK Unair (2008-sekarang)- Kepala Poliklinik Komplementer Alternatif RSU dr Soetomo Surabaya, (1999-Sekarang)- Ketua Perhimpunan Peneliti Bahan Obat Alami (Perhipba) cabang Surabaya- Anggota Komisi Obat Tradisional Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unair- Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Indonesia Pengembang Kesehatan Indonesia Timur (PDPKT) cabang Surabaya- Pengurus Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Cabang Surabaya- Pengurus Ikatan Dokter Indonesia Cabang Surabaya- Pengurus Perhimpunan Onkologi Indonesia cabang Surabaya- Anggota Tim Bakta Yanmed Depkes- Anggota Komite Etik Penelitian RSU dr Soetomo- Anggota Komite Nasional Saintifikasi Jamu- Ketua Perhimpunan Dokter Herbal Medik Indonesia (PDHMI) Cabang Surabaya. Sumber : Kompas Cetak / Oleh : Nina Susilo dan Nawa Tunggal.

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster binmuhsin_group@yahoo.co.id
=====

Inilah tradisi unik mengundang lebah hutan datang bersarang. Ketika musim berbunga tiba, para pemburu memanen madu pahit.

Suasana di hutan Merawang, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung, gelap. Pada siang itu sinar matahari terhalang oleh tajuk pepohonan yang rapat. Namun, pohon pelawan tampak mencolok karena berwarna merah terang. Di sekitar pohon-pohon pelawan itulah Joe Iwan memanen madu lebah hutan Apis dorsata. Mula-mula ia menebas batang-batang pias - tanaman anggota famili jahe-jahean - yang masih segar.

Laki-laki 30 tahun itu membungkus ranting-ranting kering dengan batang-batang pias dan mengikatnya dengan batang tanaman menjalar yang kuat. Dari dalam saku bajunya, ia mengambil buah kelapa sawit yang kering dan menyulutnya dengan korek api. Seketika buah yang mengandung minyak itu menyala. Joe membakar ranting kering sehingga menimbulkan asap pekat dan membawanya ke dalam hutan melalui jalan setapak. Tak lebih dari 50 meter, ia sampai di lokasi sarang lebah berketinggian hanya 1,7 meter dari permukaan tanah.

Puluhan ribu lebah bergerombol menjaga sarang berbentuk setengah lingkaran. Namun, ketika Joe datang dan mendekatkan gulungan pias, lebah-lebah hutan beterbangan meninggalkan sarang. Suara gemuruh. “Ke sini, aman kok,” kata Joe mengajak wartawan Trubus yang bersembunyi di balik pohon berjarak 2 meter dari sarang lebah. Namun, berada di sisi Joe yang mengasapi sarang, tak dapat bernapas. Kepulan asap tebal menyesakkan dada. Puluhan ribu lebah itu pergi hanya dalam hitungan menit. Beberapa ekor tersisa di permukaan sarang.

Ketika itulah Joe memisahkan sarang lebah berbentuk setengah lingkaran dari kayu sepergelangan tangan. Ia memanfaatkan “sembilu” atau pisau terbuat dari kayu pelawan untuk memisahkan sarang dari rekatan kayu. Kemudian ia memotong sarang berisi madu di sisi sarang induk. Ukuran sarang madu hanya sejengkal. Cairan madu yang cokelat kemerahan menetes dari sarang itu. Ayah tiga anak itu menyimpannya di sebuah stoples. Joe mengatakan dari sebuah sarang ia dapat mengumpulkan maksimal 11 kg madu.

Dari Hutan Merawang, Joe melanjutkan panen di hutan Aitugang, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat. Dari tepi jalan raya, Joe berjalan kaki selama 50 menit menerobos hutan pelawan. Ia kembali melakukan prosesi seperti semula: mengasap lebah dan memanen madu. Posisi sarang juga relatif rendah, kurang dari 2 meter di atas permukaan tanah. Itulah hasil jerih payah Joe memasang sunggau untuk memancing lebah bersarang. Sunggau mirip gawang di lapangan sepak bola.

Bentuk sunggau sederhana, tersusun dari batang kayu tertentu seperti pelawan Tristania mainganyi, bintangur Calophylum inophyllum, medang Litsea firma, atau ramin Gonystylus bancanus. Dua batang vertikal menyangga batang horizontal yang agak miring. Menurut ahli lebah dari Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor, Ir Kasno Kartosentono MSc, lebah hutan menghendaki kemiringan 150.

“Kemiringan cabang itu dipilih agar sarang dapat menahan beban madu yang berat. Sarang madu terkonsentrasi di ujung sarang yang posisinya lebih tinggi,” kata Ketua Dewan Pakar Asosiasi Perlebahan Indonesia, Ir H Bambang Soekartiko. Di batang horizontal yang miring itulah lebah hutan membangun sarang. Pemasangan sunggau jauh-jauh hari sebelum musim berbunga tiba. Joe, misalnya, memasang 60 sunggau selama Januari - Maret 2011. “Tahun ini waktu saya tersita membangun rumah,” kata Joe yang membiayai pembangunan rumah dari hasil menjual madu hutan.

Biasanya ia memasang hingga ratusan sunggau per tahun. Menurut Samsuni, pemburu madu hutan di Namang, Kabupaten Bangka Tengah, tak semua lokasi cocok untuk memasang sunggau. Ia dan rekan-rekannya memasang sunggau di area yang agak terbuka sehingga lebih terang dibanding lokasi di sekitarnya. Mereka menyebut lokasi itu senap. Senap ada di tengah hutan, bukan di tepian hutan. Pertimbangan lain? “Sesuai naluri saja,” kata Samsuni. Setelah memasang sunggau, mereka meninggalkan begitu saja sampai kawanan lebah membangun sarang di kayu yang miring tadi.

Memang pada akhirnya tak semua sunggau dijadikan sebagai lokasi sarang lebah. Hingga 1 Mei 2011, hanya 20 sunggau milik Joe telah terisi sarang lebah. Ia belum mengecek sunggau-sunggau lain. Dari jumlah itu, ia telah memanen 6 sunggau yang semuanya menghasilkan madu pelawan. Menurut Joe, dari 10 sunggau yang terpasang rata-rata 6 sunggau terisi sarang lebah.

Kegagalan lebah bersarang biasanya karena adanya bangkai di sekitar lokasi. “Lebah selalu mengunjungi tempat bersih dan bau bangkai mengganggu indera lebah yang bersih. Lebah hanya terbang dari sarang mencari nektar, polen, propolis, dan air,” kata Bambang Soekartiko yang mengumpulkan hingga 100 ton beragam madu per tahun.

Tentu saja faktor penentu keberhasilan adalah musim berbunga. Tahun ini pelawan berbunga pada Maret - Juni. Mantan pemusung alias pemanen madu, Mustar Sueib (69 tahun) di Pangkalpinang, mengatakan lebah hutan memburu bunga pelawan, meski kelopak berjatuhan di atas permukaan tanah. Ketika berburu madu hutan, ayah 11 anak itu acap menemukan lebah-lebah yang mengambil nektar di atas bunga yang berguguran. Namun, ia tak pernah melihat lebah hutan memburu bunga-bunga lain seperti gelam, kemengkek, dan leting yang berjatuhan di tanah.

Itulah sebabnya, masyarakat Bangka menganggap madu pelawan sangat istimewa dibanding madu-madu jenis lain. Bunga ke-3 pohon tersebut sumber nektar bagi lebah hutan. Musim berbunga pohon-pohon itu berlainan. Menurut pebisnis madu di Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Suhada, rasa madu pelawan sangat khas, agak pahit. Namun, setelah madu ditelan, rasa pahit itu hilang. Rasa pahit itu karena kandungan alkaloid yang merupakan bahan obat - antara lain berkhasiat sebagai antiinfeksi.

Menurut Soekartiko yang kini menjabat Vice Chairman World Propolis Science Forum, mutu madu tergantung dari jenis tanaman, keaslian, dan kadar air waktu panen. “Madu budidaya rasa, warna, bau, mudah dibedakan karena lebih homogen. Sedangkan madu hutan karena tidak dapat di identifikasi asal bunga tanaman, sulit mengenali bau, rasa, dan warna, kecuali yang jelas asalnya seperti madu pelawan,“ kata pemilik Bina Apiari Indonesia itu.

Sayangnya, ada yang “menyalahgunakan” rasa pahit pada madu itu. Penjual mencampur madu dengan herba yang pahit seperti brotowali Tinospora crispa. Citarasa madu itu memang pahit, tetapi intensitas pahit itu terlampau tinggi dan tertinggal di lidah beberapa saat setelah madu tertelan. Madu seperti itulah yang terbeli oleh Kartini di Bukittani, Kecamatan Gerunggang, Kotamadya Pangkalpinang.

“Madu pelawan memang pahit. Tapi tak semua madu pahit adalah madu pelawan,” kata Suhada. Pria 40 tahun itu mencontohkan madu kemengkek yang juga pahit dengan intensitas lebih tinggi. “Pahitnya madu pelawan itu enak, masih bisa diterima oleh kebanyakan orang,” kata Suhada. Ia mendatangkan madu pelawan dari Bangka dan Belitung, hingga 2 ton per tahun. Itu ketika panen raya madu yang jatuh 4 - 6 tahun sekali; ketika paceklik, ia hanya mampu mengumpulkan puluhan kg per tahun.

Suhada mengatakan madu pelawan manjur menjaga kekebalan tubuh dan mengatasi beragam penyakit. Oleh karena itu permintaan madu pelawan relatif tinggi. Suhada siap menampung berapa pun pasokan madu pelawan untuk memenuhi permintaan konsumen. Itulah sebabnya harga madu pelawan cenderung naik. Joe yang juga menampung madu pelawan dari para pemburu mengatakan, pada Mei 2011 harga madu pahit itu mencapai Rp120.000; setahun lalu, Rp75.000 per kg.

Mereka - para pemburu madu hutan - ingin agar harga madu setara timah. Helmi Riadi, penambang timah di Bangka Tengah, mengatakan saat ini harga timah di tingkat penambang mencapai Rp120.000 per kg. Para penambang rakyat rata-rata memperoleh 20 kg per hari. “Menambang timah memang cepat memperoleh uang, tapi keluarnya juga lebih cepat,” kata Helmi. Penambangan timah inkonvensional mengancam kelestarian hutan di pulau seluas 11.617 km2 itu, selain mencemari lingkungan.

“Hutan pelawan bisa habis, jika tak cepat kita menjaganya. Sawah, sekolah, tepian pantai, sungai, bahkan kuburan pun dijadikan tambang timah. Jika demikian Bangka rusak binasa karena pertambangan timah,” kata dosen di Universitas Bangka Belitung, Effendy Hasyim. Menurut Effendy sudah semestinya timah ditambang, tetapi harus memperhatikan lingkungan hidup. Pembuangan limbah, misalnya, tak dibiarkan mencemari lingkungan. Menurut Soekartiko, “Semakin luas tambang, berarti semakin sempit areal penghasil nektar dan semakin kecil produksi madu.”

Masyarakat di sekitar hutan seperti di Desa Terentang dan Dendang - keduanya di Kecamatan Kelapa, Bangka Barat, memang memanfaatkan pelawan sebagai kayu bakar sehari-hari. Menurut Bahairi, penduduk di desa di tepi hutan pelawan, pemanfaatan kayu anggota famili Myrtaceae itu tak mengancam kelestarian hutan.

Pengamat hutan di Samarinda, Kalimantan Timur, Wijaya, mengatakan bahwa hilang hutan berarti hilang pengetahuan dan sumber pangan. Selain sebagai sumber madu dan kayu, hutan pelawan juga menjadi habitat jamur yang lezat (baca: Jamur Termahal halaman 94 - 95). Menjaga hutan berarti juga menjaga budaya dan tradisi membuat sunggau serta memusung yang kini hilang di Kotamadya Pangkalpinang. “Hutannya habis. Dulu saya musung di Kampung Dul, di daerah yang kini menjadi bandar udara,” kata Mustar.

Di 4 daerah tingkat dua lain di Pulau Bangka - Bangka, Bangka Selatan, Bangka Tengah, dan Bangka Barat - tradisi musung masih hidup. Namun, jika masyarakat tak menjaga hutan, daerah-daerah itu mungkin mengikuti jejak Pangkalpinang. Jika itu terjadi, mantan anggota DPRD Bangka, Holidi Endang, berseloroh, “Babel bukan lagi Bangka Belitung, tapi babak belur.” Namun, bisa jadi babel juga banyak belajar, termasuk belajar mempertahankan hutan. (Sardi Duryatmo)

Memburu Madu Pahit

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster binmuhsin_group@yahoo.co.id
=====

Inilah tradisi unik mengundang lebah hutan datang bersarang. Ketika musim berbunga tiba, para pemburu memanen madu pahit.

Suasana di hutan Merawang, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung, gelap. Pada siang itu sinar matahari terhalang oleh tajuk pepohonan yang rapat. Namun, pohon pelawan tampak mencolok karena berwarna merah terang. Di sekitar pohon-pohon pelawan itulah Joe Iwan memanen madu lebah hutan Apis dorsata. Mula-mula ia menebas batang-batang pias - tanaman anggota famili jahe-jahean - yang masih segar.

Laki-laki 30 tahun itu membungkus ranting-ranting kering dengan batang-batang pias dan mengikatnya dengan batang tanaman menjalar yang kuat. Dari dalam saku bajunya, ia mengambil buah kelapa sawit yang kering dan menyulutnya dengan korek api. Seketika buah yang mengandung minyak itu menyala. Joe membakar ranting kering sehingga menimbulkan asap pekat dan membawanya ke dalam hutan melalui jalan setapak. Tak lebih dari 50 meter, ia sampai di lokasi sarang lebah berketinggian hanya 1,7 meter dari permukaan tanah.

Puluhan ribu lebah bergerombol menjaga sarang berbentuk setengah lingkaran. Namun, ketika Joe datang dan mendekatkan gulungan pias, lebah-lebah hutan beterbangan meninggalkan sarang. Suara gemuruh. “Ke sini, aman kok,” kata Joe mengajak wartawan Trubus yang bersembunyi di balik pohon berjarak 2 meter dari sarang lebah. Namun, berada di sisi Joe yang mengasapi sarang, tak dapat bernapas. Kepulan asap tebal menyesakkan dada. Puluhan ribu lebah itu pergi hanya dalam hitungan menit. Beberapa ekor tersisa di permukaan sarang.

Ketika itulah Joe memisahkan sarang lebah berbentuk setengah lingkaran dari kayu sepergelangan tangan. Ia memanfaatkan “sembilu” atau pisau terbuat dari kayu pelawan untuk memisahkan sarang dari rekatan kayu. Kemudian ia memotong sarang berisi madu di sisi sarang induk. Ukuran sarang madu hanya sejengkal. Cairan madu yang cokelat kemerahan menetes dari sarang itu. Ayah tiga anak itu menyimpannya di sebuah stoples. Joe mengatakan dari sebuah sarang ia dapat mengumpulkan maksimal 11 kg madu.

Dari Hutan Merawang, Joe melanjutkan panen di hutan Aitugang, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat. Dari tepi jalan raya, Joe berjalan kaki selama 50 menit menerobos hutan pelawan. Ia kembali melakukan prosesi seperti semula: mengasap lebah dan memanen madu. Posisi sarang juga relatif rendah, kurang dari 2 meter di atas permukaan tanah. Itulah hasil jerih payah Joe memasang sunggau untuk memancing lebah bersarang. Sunggau mirip gawang di lapangan sepak bola.

Bentuk sunggau sederhana, tersusun dari batang kayu tertentu seperti pelawan Tristania mainganyi, bintangur Calophylum inophyllum, medang Litsea firma, atau ramin Gonystylus bancanus. Dua batang vertikal menyangga batang horizontal yang agak miring. Menurut ahli lebah dari Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor, Ir Kasno Kartosentono MSc, lebah hutan menghendaki kemiringan 150.

“Kemiringan cabang itu dipilih agar sarang dapat menahan beban madu yang berat. Sarang madu terkonsentrasi di ujung sarang yang posisinya lebih tinggi,” kata Ketua Dewan Pakar Asosiasi Perlebahan Indonesia, Ir H Bambang Soekartiko. Di batang horizontal yang miring itulah lebah hutan membangun sarang. Pemasangan sunggau jauh-jauh hari sebelum musim berbunga tiba. Joe, misalnya, memasang 60 sunggau selama Januari - Maret 2011. “Tahun ini waktu saya tersita membangun rumah,” kata Joe yang membiayai pembangunan rumah dari hasil menjual madu hutan.

Biasanya ia memasang hingga ratusan sunggau per tahun. Menurut Samsuni, pemburu madu hutan di Namang, Kabupaten Bangka Tengah, tak semua lokasi cocok untuk memasang sunggau. Ia dan rekan-rekannya memasang sunggau di area yang agak terbuka sehingga lebih terang dibanding lokasi di sekitarnya. Mereka menyebut lokasi itu senap. Senap ada di tengah hutan, bukan di tepian hutan. Pertimbangan lain? “Sesuai naluri saja,” kata Samsuni. Setelah memasang sunggau, mereka meninggalkan begitu saja sampai kawanan lebah membangun sarang di kayu yang miring tadi.

Memang pada akhirnya tak semua sunggau dijadikan sebagai lokasi sarang lebah. Hingga 1 Mei 2011, hanya 20 sunggau milik Joe telah terisi sarang lebah. Ia belum mengecek sunggau-sunggau lain. Dari jumlah itu, ia telah memanen 6 sunggau yang semuanya menghasilkan madu pelawan. Menurut Joe, dari 10 sunggau yang terpasang rata-rata 6 sunggau terisi sarang lebah.

Kegagalan lebah bersarang biasanya karena adanya bangkai di sekitar lokasi. “Lebah selalu mengunjungi tempat bersih dan bau bangkai mengganggu indera lebah yang bersih. Lebah hanya terbang dari sarang mencari nektar, polen, propolis, dan air,” kata Bambang Soekartiko yang mengumpulkan hingga 100 ton beragam madu per tahun.

Tentu saja faktor penentu keberhasilan adalah musim berbunga. Tahun ini pelawan berbunga pada Maret - Juni. Mantan pemusung alias pemanen madu, Mustar Sueib (69 tahun) di Pangkalpinang, mengatakan lebah hutan memburu bunga pelawan, meski kelopak berjatuhan di atas permukaan tanah. Ketika berburu madu hutan, ayah 11 anak itu acap menemukan lebah-lebah yang mengambil nektar di atas bunga yang berguguran. Namun, ia tak pernah melihat lebah hutan memburu bunga-bunga lain seperti gelam, kemengkek, dan leting yang berjatuhan di tanah.

Itulah sebabnya, masyarakat Bangka menganggap madu pelawan sangat istimewa dibanding madu-madu jenis lain. Bunga ke-3 pohon tersebut sumber nektar bagi lebah hutan. Musim berbunga pohon-pohon itu berlainan. Menurut pebisnis madu di Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Suhada, rasa madu pelawan sangat khas, agak pahit. Namun, setelah madu ditelan, rasa pahit itu hilang. Rasa pahit itu karena kandungan alkaloid yang merupakan bahan obat - antara lain berkhasiat sebagai antiinfeksi.

Menurut Soekartiko yang kini menjabat Vice Chairman World Propolis Science Forum, mutu madu tergantung dari jenis tanaman, keaslian, dan kadar air waktu panen. “Madu budidaya rasa, warna, bau, mudah dibedakan karena lebih homogen. Sedangkan madu hutan karena tidak dapat di identifikasi asal bunga tanaman, sulit mengenali bau, rasa, dan warna, kecuali yang jelas asalnya seperti madu pelawan,“ kata pemilik Bina Apiari Indonesia itu.

Sayangnya, ada yang “menyalahgunakan” rasa pahit pada madu itu. Penjual mencampur madu dengan herba yang pahit seperti brotowali Tinospora crispa. Citarasa madu itu memang pahit, tetapi intensitas pahit itu terlampau tinggi dan tertinggal di lidah beberapa saat setelah madu tertelan. Madu seperti itulah yang terbeli oleh Kartini di Bukittani, Kecamatan Gerunggang, Kotamadya Pangkalpinang.

“Madu pelawan memang pahit. Tapi tak semua madu pahit adalah madu pelawan,” kata Suhada. Pria 40 tahun itu mencontohkan madu kemengkek yang juga pahit dengan intensitas lebih tinggi. “Pahitnya madu pelawan itu enak, masih bisa diterima oleh kebanyakan orang,” kata Suhada. Ia mendatangkan madu pelawan dari Bangka dan Belitung, hingga 2 ton per tahun. Itu ketika panen raya madu yang jatuh 4 - 6 tahun sekali; ketika paceklik, ia hanya mampu mengumpulkan puluhan kg per tahun.

Suhada mengatakan madu pelawan manjur menjaga kekebalan tubuh dan mengatasi beragam penyakit. Oleh karena itu permintaan madu pelawan relatif tinggi. Suhada siap menampung berapa pun pasokan madu pelawan untuk memenuhi permintaan konsumen. Itulah sebabnya harga madu pelawan cenderung naik. Joe yang juga menampung madu pelawan dari para pemburu mengatakan, pada Mei 2011 harga madu pahit itu mencapai Rp120.000; setahun lalu, Rp75.000 per kg.

Mereka - para pemburu madu hutan - ingin agar harga madu setara timah. Helmi Riadi, penambang timah di Bangka Tengah, mengatakan saat ini harga timah di tingkat penambang mencapai Rp120.000 per kg. Para penambang rakyat rata-rata memperoleh 20 kg per hari. “Menambang timah memang cepat memperoleh uang, tapi keluarnya juga lebih cepat,” kata Helmi. Penambangan timah inkonvensional mengancam kelestarian hutan di pulau seluas 11.617 km2 itu, selain mencemari lingkungan.

“Hutan pelawan bisa habis, jika tak cepat kita menjaganya. Sawah, sekolah, tepian pantai, sungai, bahkan kuburan pun dijadikan tambang timah. Jika demikian Bangka rusak binasa karena pertambangan timah,” kata dosen di Universitas Bangka Belitung, Effendy Hasyim. Menurut Effendy sudah semestinya timah ditambang, tetapi harus memperhatikan lingkungan hidup. Pembuangan limbah, misalnya, tak dibiarkan mencemari lingkungan. Menurut Soekartiko, “Semakin luas tambang, berarti semakin sempit areal penghasil nektar dan semakin kecil produksi madu.”

Masyarakat di sekitar hutan seperti di Desa Terentang dan Dendang - keduanya di Kecamatan Kelapa, Bangka Barat, memang memanfaatkan pelawan sebagai kayu bakar sehari-hari. Menurut Bahairi, penduduk di desa di tepi hutan pelawan, pemanfaatan kayu anggota famili Myrtaceae itu tak mengancam kelestarian hutan.

Pengamat hutan di Samarinda, Kalimantan Timur, Wijaya, mengatakan bahwa hilang hutan berarti hilang pengetahuan dan sumber pangan. Selain sebagai sumber madu dan kayu, hutan pelawan juga menjadi habitat jamur yang lezat (baca: Jamur Termahal halaman 94 - 95). Menjaga hutan berarti juga menjaga budaya dan tradisi membuat sunggau serta memusung yang kini hilang di Kotamadya Pangkalpinang. “Hutannya habis. Dulu saya musung di Kampung Dul, di daerah yang kini menjadi bandar udara,” kata Mustar.

Di 4 daerah tingkat dua lain di Pulau Bangka - Bangka, Bangka Selatan, Bangka Tengah, dan Bangka Barat - tradisi musung masih hidup. Namun, jika masyarakat tak menjaga hutan, daerah-daerah itu mungkin mengikuti jejak Pangkalpinang. Jika itu terjadi, mantan anggota DPRD Bangka, Holidi Endang, berseloroh, “Babel bukan lagi Bangka Belitung, tapi babak belur.” Namun, bisa jadi babel juga banyak belajar, termasuk belajar mempertahankan hutan. (Sardi Duryatmo)

Produksi Berlipat Karena Berhemat

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster binmuhsin_group@yahoo.co.id
===

Dengan mengurangi jumlah air untuk penyiraman hingga separuh dari normal, produksi buah manggis di salah satu kebun di Bukit Kayu Hitam, Kedah, Malaysia, justru meningkat dari 3,8 ton/ha menjadi 4,4 ton/ha. Buah pun lebih manis dari semula 17,2o brix menjadi 18,1o brix.

Itulah hasil penelitian Dr Ir Adiwirman MS, dosen Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) 5 tahun silam. Biasanya saat kemarau pekebun di sana menyiram manggis hingga 150 liter air per tanaman setiap harinya. Dalam sehektar lahan populasi manggis 625 pohon. Artinya setiap hari pekebun memerlukan pasokan 93.750 liter air per ha. Di kawasan itu kebutuhan air tinggi karena temperatur udara saat kemarau mencapai 38 - 39oC sehingga penguapan tanaman tinggi.

Menurut Adiwirman, meskipun pekebun di sana tidak mengalami kendala untuk memperoleh air, tapi kebutuhan air yang tinggi juga menguras biaya produksi. Pasalnya, untuk memperoleh air yang banyak itu pekebun mesti mengeluarkan biaya tinggi untuk memompa air dari sumber ke kebun. Dengan mengurangi separuh kebutuhan air, maka diharapkan biaya pengairan pun turut berkurang.

Buah kecil

Kendala kurangnya air saat kemarau juga kerap dialami pekebun manggis di tanahair. Contohnya pekebun dan eksportir manggis di Tanggamus, Lampung, Hasan Basri. Saat kemarau ia mesti mengangkut air menggunakan jeriken dari sungai terdekat untuk menyiram pohon manggis di kebunnya yang terletak di perbukitan.

Karena itu kebutuhan air tidak tercukupi secara optimal. “Akibatnya ukuran buah saat kemarau menjadi kecil dan produksi buah pun anjlok,” ujar Hasan. Menurut kepala Pusat Kajian Buah Tropika (PKBT) IPB, Sobir PhD, selain ukuran buah kecil, buah juga mudah rontok apabila tanaman kurang air. Pasalnya, pertumbuhan dan perkembangan buah membutuhkan air yang berperan sebagai alat transportasi nutrisi. Oleh sebab itu saat kemarau manggis tak boleh kekurangan air bila ingin tetap berproduksi optimal. “Minimal kebutuhan minimum air tanaman terpenuhi,” kata Sobir.

Untuk menghemat dan mengatasi kendala kekurangan air saat kemarau, Adiwirman menerapkan teknik pengeringan akar sebagian atau partial root drying (PRD). Dalam penelitian itu area perakaran manggis dibagi menjadi 2 bagian. Pengairan diberikan pada kedua sisi secara bergantian. Contohnya pada 2 pekan pertama air diberikan pada area perakaran sebelah kiri. Pada 2 pekan berikutnya baru sisi yang kanan. Begitu seterusnya. “Dengan begitu jumlah air lebih hemat hingga separuh dari kebutuhan normal. Karena itu PRD juga cocok diterapkan di kebun yang kurang air saat kemarau agar tetap berproduksi optimal,” ujar Adiwirman.

Stres

Menurut Adiwirman teknik PRD membuat tanaman stres. “Pada kondisi stres tanaman memunculkan fruitset (jumlah bunga yang menjadi buah, red.) lebih banyak sehingga produktivitas buah meningkat,” kata peraih gelar doktor di Universiti Putra Malaysia. Itu juga dibuktikan para pekebun anggur wine di Australia. Dengan menerapkan teknik PRD, mereka sukses mendongkrak produksi dari semula 9,2 ton anggur/ha menjadi 11,4 ton. Teknik itu juga diterapkan pada budidaya leci, mangga, dan manggis yang dikelola intensif di Australia.

Teknik PRD juga berfaedah mengurangi kehilangan uap air. Hasil penelitian Adiwirman menunjukkan stres air di perakaran manggis meningkatkan konsentrasi asam absisat (ABA) dan prolin dari masing-masing 1,59 ppm dan 0,0346 µg/ml menjadi 1,93 ppm dan 0,0383 µg/ml. Sinyal kimia berupa ABA dari akar yang stres merangsang penutupan stomata alias mulut daun sehingga penguapan air berkurang.

Sedangkan di daerah akar yang diairi terjadi tekanan air di xilem (pembuluh tanaman yang berfungsi mengangkut hara dan mineral, red.) yang merangsang pembukaan stomata. Dengan begitu penguapan serta pertukaran gas karbondioksida (CO2) dan oksigen (O2) yang berperan dalam fotosintesis tetap berlangsung. Reaksi antagonis tersebut menguntungkan tanaman karena dapat mengurangi kehilangan uap air tanpa mengganggu proses fotosintesis.

Dengan PRD, stres air saat pergantian musim dari hujan ke kemarau tidak terjadi secara mendadak. Dengan begitu dapat mencegah munculnya getah kuning. “Getah kuning muncul akibat perubahan kelembapan osmotik tanah yang terjadi secara drastis,” ujar Sobir. Teknik PRD yang dilakukan saat kemarau juga membuat rasa buah lebih manis. Itu karena pengisian buah berupa kandungan gula umumnya terjadi saat kemarau, yaitu saat energi matahari tinggi dan meningkat karena adanya stres air. Jadi, meski lebih sedikit mendapat air produksi dan kualitas manggis justru meningkat. (Tri Istianingsih)